Logo Header Antaranews Sumsel

Wagub Sumsel: perkebunan jadi sektor unggulan

Selasa, 29 Mei 2012 23:39 WIB
Image Print
Wagub Sumsel Eddy Yusuf berbaur dengan warga saat menemui pengunjukrasa di halaman gedung Pemprov beberapa waktu lalu. (FOTO antarasumsel.com/Ansyor/12)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Eddy Yusuf mengatakan, provinsi tersebut memiliki sumber daya alam yang sangat beragam, di antaranya sektor perkebunan dan pertambangan menjadi unggulan daerah itu.

Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus seimbang sehingga tidak ada yang dirugikan, kata Eddy Yusuf pada Simposium Nasional dan Munas VI Forum Wacana Indonesia bertemakan Kemandirian pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat ditinjau dari berbagai prospektif di Palembang, Selasa.

Ia menjelaskan, selama ini pemanfaatan sumber daya alam cenderung belum dikelola secara seimbang, seperti eksplorasi tambang tidak dibarengi dengan tindakan rehabilitasi lahan.

Masih banyak pengelolaan tambang yang belum memperhatikan lingkungan, sehingga setelah dieksplorasi langsung ditinggalkan tanpa menanam kembali pohon yang mereka korbankan saat proses penggalian tambang.

Menurut dia, begitu juga dengan pembukaan lahan perkebunan masih banyak tidak memberdayakan masyarakat asli di kawasan yang mereka buka, akibatnya sering terjadi kecemburuan sosial.

Melalui forum ini, ia berharap, mahasiswa pascasarjana seluruh Indonesia yang hadir di simposium tersebut mau berperan aktif dalam mendukung terealisasinya pemanfaatan sumber daya alam seimbang.

Ketua Panitia Simposium Nasional, Reiny Silvia Ismiati mengatakan, pertemuan ini ditargetkan mampu mendorong peran aktif mahasiswa dan alumni pascasarjana secara nasional dalam menghasilkan solusi kemandirian pengelolaan sumber daya alam.

Partisipasi tersebut salah satunya meningkatkan peran dalam meminimalisir dampak perubahan iklim, dengan menerapkan berbagai sistem guna mendorong pengelolaan sumber daya alam yang seimbang.

Sementara, data Antara di Sumsel terdapat sumber daya alam melimpah antara lain batu bara memiliki cadangan mencapai 22,24 miliar ton yang hingga saat ini baru mampu dihasilkan kisaran 12 juta ton per tahun.

Di samping itu, sektor perkebunan antara lain karet mencapai luas total hampir satu juta hektare, dan kelapa sawit kisaran 600 ribu ha tersebar pada sejumlah daerah penghasil di provinsi itu. (ANT/nl/*M033)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026