Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang, Sumatera Selatan, memfokuskan perawatan perangkat persinyalan atau axle counter secara berkala guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya.

Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Senin, mengatakan axle counter merupakan bagian penting dari sistem persinyalan otomatis yang berfungsi mendeteksi keberadaan kereta di suatu segmen jalur dengan menghitung jumlah gandar yang melintas.

“Perawatan dilakukan secara rutin dan terukur, mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan, agar seluruh komponen tetap berfungsi optimal,” katanya.

Ia menjelaskan KAI Divre III Palembang saat ini mengelola 925 unit axle counter yang tersebar di lintas sepanjang 490.850 meter spoor yang melintasi tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Perawatan mencakup pemeriksaan peralatan luar (outdoor) dan dalam (indoor). Untuk peralatan luar, petugas memastikan posisi sensor tetap presisi, membersihkan kotoran seperti serpihan besi dan lumpur, serta memeriksa sistem pembumian (grounding) guna mengantisipasi gangguan akibat petir. Selain itu, petugas memastikan kondisi kabel tetap laik.

Sementara itu, peralatan dalam diperiksa melalui evaluasi modul elektronik guna memastikan akurasi perhitungan gandar, serta pengecekan catu daya untuk menjaga kestabilan tegangan. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan gangguan persinyalan yang dapat dipicu faktor eksternal seperti cuaca ekstrem.

“Dengan perawatan yang konsisten, kami memastikan setiap gandar kereta terdeteksi secara akurat saat masuk maupun keluar dari suatu petak jalan,” jelasnya.

Selain itu, axle counter berperan dalam memverifikasi kekosongan jalur sehingga tidak memungkinkan dua kereta berada pada lintasan yang sama secara bersamaan, serta mendukung proses investigasi apabila terjadi gangguan operasional.

KAI Divre III Palembang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pemeliharaan infrastruktur dan sistem keselamatan guna menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan nyaman bagi masyarakat.