Logo Header Antaranews Sumsel

KAI Divre III Palembang targetkan pengelasan 4.401 titik rel pada 2026

Kamis, 16 April 2026 07:07 WIB
Image Print
Petugas KAI Palembang sedang melakukan penyambungan rel dengan metode pengelasan. ANTARA/HO/KAI Divre III Palembang

Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang menargetkan pengelasan rel pada 4.401 titik di seluruh wilayah operasionalnya selama tahun 2026.

Manajer Humas Divre III Palembang Aida Suryanti dalam keterangan pers diterima ANTARA, Kamis, mengatakan, langkah ini diambil untuk meningkatkan keandalan infrastruktur dan memastikan keamanan perjalanan kereta api.

“Dengan metode ini, jalur menjadi lebih mulus tanpa sambungan mekanis. Hal tersebut dapat mengurangi getaran serta kebisingan saat kereta melintas, sehingga kenyamanan pelanggan meningkat,” kata Aida.

Ia menjelaskan bahwa program penyambungan rel secara menyeluruh ini bertujuan menciptakan jalur tanpa sambungan atau continuous welded rail (CWR). Jalur tanpa celah yang dianggap mampu memberikan stabilitas lebih tinggi pada lintasan.

Selain aspek kenyamanan, pengelasan rel berfungsi menekan potensi kerusakan yang kerap muncul akibat adanya celah antarbatang rel. Proses ini juga memperpanjang masa pakai rel melalui perbaikan pada bagian-bagian yang telah mengalami keausan.

Berdasarkan data teknis, total panjang lintasan di wilayah Divre III Palembang mencapai 490.850 meter sepur (ms). Selain pengelasan di ribuan titik, KAI juga melakukan penggantian rel tipe R54 baru sepanjang 116.600 meter guna meningkatkan standar kualitas jalur secara keseluruhan.

Aida mengungkapkan bahwa hingga triwulan I 2026, progres pengerjaan di lapangan menunjukkan tren positif.

“Hingga triwulan I 2026, progres pekerjaan pengelasan telah mencapai 30 persen dari target yang ditetapkan,” jelasnya.

Program modernisasi infrastruktur ini tidak hanya menyasar penggantian material yang mengalami penurunan kualitas, tetapi juga dipersiapkan untuk mendukung peningkatan frekuensi perjalanan dan kecepatan kereta api di masa depan.

Aida menekankan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusia (SDM). Para petugas di lapangan wajib memiliki keterampilan teknis yang mumpuni, pemahaman mendalam mengenai metalurgi, serta kepatuhan ketat terhadap standar keselamatan kerja.

Melalui optimalisasi penyambungan rel ini, KAI Divre III Palembang berharap dapat menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih andal, efisien, serta menjamin keselamatan dan ketepatan waktu bagi masyarakat.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026