Muaradua (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, mendirikan pos pelayanan kesehatan darurat di lokasi bencana alam Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah.
"Pos pelayanan kesehatan ini bertujuan memberikan pengobatan secara gratis bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor," kata Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan Meri Astuti, melalui Kepala Puskesmas Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Hipzon saat dihubungi dari Baturaja, Senin.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi untuk memberikan pertolongan medis serta memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi darurat. Bencana banjir dan tanah longsor tersebut sebelumnya terjadi pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 21.45 WIB.
Tim medis yang dikirim fokus memberikan pelayanan kepada warga, terutama yang mengalami luka ringan, kelelahan, serta gangguan kesehatan akibat paparan material banjir.
Dalam kegiatan tersebut, petugas membawa berbagai perlengkapan kesehatan, mulai dari obat-obatan untuk luka, vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, hingga peralatan pemeriksaan medis lainnya. Posko kesehatan ini ditempatkan di beberapa titik strategis, termasuk area pengungsian.
"Langkah ini dilakukan agar masyarakat, terutama korban bencana, tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Hipzon.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap puluhan warga mulai dari anak-anak hingga lansia, tim medis menemukan beberapa keluhan penyakit yang umum terjadi pasca-bencana. Keluhan tersebut meliputi batuk, pilek, gatal-gatal, diare, hingga penyakit kulit akibat terpapar air banjir dalam waktu lama.
Selain pengobatan, tim medis juga membagikan vitamin dan obat-obatan dasar guna meningkatkan imunitas warga di pengungsian. Upaya ini diharapkan dapat mencegah munculnya wabah penyakit tambahan setelah banjir sehingga masyarakat bisa pulih lebih cepat.
"Kami memastikan pelayanan kesehatan ini akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan warga bisa kembali beraktivitas normal seperti semula," katanya.