Logo Header Antaranews Sumsel

Maudy Ayunda dan Jessica Iskandar ajak perempuan maknai sensitivitas sebagai kekuatan

Jumat, 17 April 2026 19:40 WIB
Image Print
Aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda saat ditemui usai acara “Aveeno” di Jakarta, Jumat (17/4/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Jakarta (ANTARA) - Selebritas Maudy Ayunda hingga Jessica Iskandar mendorong para perempuan meningkatkan kesadaran sensitivitas melalui inisiatif “SOS: Strength of Sensitivity”.

Inisiatif “SOS: Strength of Sensitivity” yang diluncurkan AVEENO dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan berbagai dimensi sensitivitas yang dialami perempuan, mencakup aspek fisik, emosional, dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Jessica Iskandar berbagi cerita mengalami momen yang terasa berat dan menantang dalam hidupnya, di mana pernah berada di titik terendah akibat kesalahan di masa lalu yang berujung pada berbagai konsekuensi, termasuk penilaian dari publik.

“Dalam salah satu momen paling sensitif, ketika saya berada di titik terendah dalam hidup, saya belajar bahwa kekuatan bukan berarti menyembunyikan apa yang kita rasakan, melainkan memiliki keberanian untuk mengakuinya dan mencari dukungan,” kata Jessica, dalam acara Aveeno di Jakarta, Jumat.

Dalam membangun kembali kepercayaan dirinya itu, Jessica turut mendekatkan diri kepada Tuhan dan keluarga, serta berbagi cerita dengan orang-orang yang dipercayainya, serta menyadari pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri.

“Merawat dan kembali terhubung dengan diri sendiri, agar dapat melangkah ke depan dengan lebih tangguh. Aveeno Strength of Sensitivity mengingatkan kita bahwa momen sensitif bagian dari kehidupan, dan mengakuinya dapat menjadi langkah awal untuk menjadi lebih kuat,” ujar Jessica sebagai AVEENO Baby Brand Ambassador.

Sementara itu, Maudy Ayunda juga menyampaikan bahwa momen-momen sensitif merupakan bagian alami dari kehidupan, baik secara emosional maupun fisik. Namun, dinilainya yang terpenting bagaimana memaknainya.

Menurut Maudy, ketika kita memberi ruang untuk memahami perasaan sendiri, sensitivitas dapat menjadi sumber kekuatan yang membantu lebih peka terhadap diri sendiri, berempati terhadap orang lain dan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan.

“Saya mengajak semua orang untuk berani berbagi kisah SOS: Strength of Sensitivity, karena setiap cerita memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan menguatkan orang lain,” kata Maudy Ayunda, AVEENO Brand Ambassador.

Sensitivitas dapat muncul dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk kesejahteraan emosional, kenyamanan fisik, serta ekspektasi sosial. Di Indonesia, banyak perempuan melaporkan mengalami tekanan emosional seperti kecemasan, mudah tersinggung, hingga gangguan tidur.

Berbagai studi juga menunjukkan adanya hubungan erat antara stres emosional dan sensitivitas kulit, yang menegaskan keterkaitan antara kondisi internal dan kenyamanan eksternal.

Namun demikian, norma sosial dan budaya kerap membuat perempuan enggan mengekspresikan ketidaknyamanan secara terbuka, meskipun banyak di antaranya tetap menjalankan peran besar dalam pengasuhan maupun tanggung jawab profesional.

“Sensitivitas bagian dari keseharian banyak perempuan, namun sering kali kurang dikenali atau disalahpahami. Melalui ‘SOS: Strength of Sensitivity’, ingin mendorong pemahaman yang lebih luas terhadap pengalaman tersebut sekaligus menciptakan ruang yang suportif,” ujar Anggia Pramono, President Director Kenvue Indonesia.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026