Logo Header Antaranews Sumsel

PPIH Palembang tunda keberangkatan tiga calon haji kloter 2 karena faktor kesehatan

Kamis, 23 April 2026 16:43 WIB
Image Print
Keberangkatan Kloter 2 jamaah haji 2026 Embarkasi Palembang, Kamis (23/4/2026). ANTARA/HO/Kemenhaj Sumsel

Palembang (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Sumatera Selatan menunda keberangkatan tiga calon haji kelompok terbang (kloter) 2 menuju Madinah, Kamis, karena faktor kesehatan dan kehamilan.

Wakil Ketua PPIH Embarkasi Palembang Hozinul Asror di Palembang, mengatakan bahwa dari total 443 orang yang masuk ke Asrama Haji Sumsel, hanya 440 orang yang diberangkatkan melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada pukul 08.21 WIB.

"Ketiga calon haji tersebut adalah Suhana Marudin (77) asal Lahat dan Siti Mahmudah (56) asal Palembang yang sakit, serta Susi Andriani (34) asal Lahat yang terdeteksi hamil," kata Hozinul.

Ia menjelaskan bahwa calon haji yang sakit saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di RS Siti Fatimah. Jika kondisi mereka dinyatakan pulih dan laik terbang oleh tim kesehatan, maka keduanya akan diikutkan pada kloter pemberangkatan berikutnya.

Namun, bagi calon haji yang tertunda karena alasan kehamilan, PPIH memastikan keberangkatan yang bersangkutan baru dapat dilaksanakan pada musim haji tahun depan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel Sunarto mengingatkan para calon haji yang berangkat untuk tetap fokus menjaga kesehatan fisik.

Ia meminta jamaah tidak memaksakan diri dalam ibadah sunnah agar kondisi kesehatan tidak menurun.

"Kami mengimbau jamaah memperbanyak minum air putih dan segera berkonsultasi dengan petugas medis jika merasa ada keluhan kesehatan selama di Tanah Suci," ujar Sunarto.

Jamaah kloter 2 yang terdiri dari warga Kabupaten Lahat dan Kota Palembang ini resmi dilepas di Aula Asrama Haji Sumsel sebelum bertolak menuju Arab Saudi. Selain pesan kesehatan, jemaah juga diminta menjaga martabat bangsa Indonesia selama menjalankan ibadah.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026