Kanwil Kemenkumham Sumsel-DJKI gelar Paten Festival di Unsri
Kamis, 4 Juli 2024 15:41 WIB
Tim Kanwil Kemenkumham Sumsel sosialisasi pendaftaran paten (ANTARA/HO-Kemenkumham SS/24)
Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar Paten Festival di Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, 4-5 Juli 2024.
"Kegiatan yang merupakan bagian Paten One Stop Service (POSS) itu digelar untuk meningkatkan pendaftaran hak eksklusif berupa ide/gagasan dan penemuan di bidang teknologi serta karya ilmiah kalangan kampus atau perguruan tinggi agar mendapat perlindungan hukum," kata Plh. Kakanwil Kemenkumham Sumsel Rahmi Widhiyanti, di Palembang, Kamis.
Menurut dia, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk mendaftarkan paten yang merupakan salah satu bidang kekayaan intelektual (KI) kepada DJKI Kemenkumham.
"Kanwil Kemenkumham Sumsel yang merupakan perpanjangan tangan dari DJKI akan terus mendukung kalangan perguruan tinggi, industri, dan seluruh lapisan masyarakat dalam asistensi dan drafting pengurusan paten," ujarnya.
Dia menjelaskan, selain melakukan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pendaftaran paten, pihaknya juga melakukan koordinasi asistensi serta penelusuran paten di perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) dalam provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.
Dalam beberapa pekan terakhir, kegiatan tersebut dilakukan di Kampus Institut Kesehatan dan Teknolog (IKEST) Muhammadiyah Palembang.
Berdasarkan hasil asistensi dan penelusuran paten di kampus tersebut terdapat dua paten telah terdaftar di DJKI yakni metode pembuatan tepung rebung bambu Betung sebagai media alternatif pertumbuhan jamur dan metode pembuatan plastik mudah terurai dari limbah kulit singkong.
Kemudian pihaknya bersama tim DJKI menggelar sosialisasi drafting paten (spesifikasi paten) bagi perguruan tinggi, lembaga, dan pelaku usaha di Kabupaten Muara Enim.
"Drafting paten (spesifikasi paten) merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftarkan paten," ujar Rahmi.
Sebelumnya Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mengajak semua pihak dan lapisan masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menimba dan menyerap ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh pakar-pakar yang mumpuni di bidang paten.
"Terus gali potensi inovasi yang dimiliki, terus berkreasi, dan terus berkarya. Harapannya pendaftaran paten dari Sumatera Selatan dapat lebih meningkat lagi," ujar Ilham.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kanwil Kemenkumham Sumsel-DJKI gelar Paten Festival di Unsri
"Kegiatan yang merupakan bagian Paten One Stop Service (POSS) itu digelar untuk meningkatkan pendaftaran hak eksklusif berupa ide/gagasan dan penemuan di bidang teknologi serta karya ilmiah kalangan kampus atau perguruan tinggi agar mendapat perlindungan hukum," kata Plh. Kakanwil Kemenkumham Sumsel Rahmi Widhiyanti, di Palembang, Kamis.
Menurut dia, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk mendaftarkan paten yang merupakan salah satu bidang kekayaan intelektual (KI) kepada DJKI Kemenkumham.
"Kanwil Kemenkumham Sumsel yang merupakan perpanjangan tangan dari DJKI akan terus mendukung kalangan perguruan tinggi, industri, dan seluruh lapisan masyarakat dalam asistensi dan drafting pengurusan paten," ujarnya.
Dia menjelaskan, selain melakukan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pendaftaran paten, pihaknya juga melakukan koordinasi asistensi serta penelusuran paten di perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) dalam provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.
Dalam beberapa pekan terakhir, kegiatan tersebut dilakukan di Kampus Institut Kesehatan dan Teknolog (IKEST) Muhammadiyah Palembang.
Berdasarkan hasil asistensi dan penelusuran paten di kampus tersebut terdapat dua paten telah terdaftar di DJKI yakni metode pembuatan tepung rebung bambu Betung sebagai media alternatif pertumbuhan jamur dan metode pembuatan plastik mudah terurai dari limbah kulit singkong.
Kemudian pihaknya bersama tim DJKI menggelar sosialisasi drafting paten (spesifikasi paten) bagi perguruan tinggi, lembaga, dan pelaku usaha di Kabupaten Muara Enim.
"Drafting paten (spesifikasi paten) merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftarkan paten," ujar Rahmi.
Sebelumnya Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mengajak semua pihak dan lapisan masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menimba dan menyerap ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh pakar-pakar yang mumpuni di bidang paten.
"Terus gali potensi inovasi yang dimiliki, terus berkreasi, dan terus berkarya. Harapannya pendaftaran paten dari Sumatera Selatan dapat lebih meningkat lagi," ujar Ilham.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kanwil Kemenkumham Sumsel-DJKI gelar Paten Festival di Unsri
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kakanwil Kemenkum Sumsel dan Bupati Musi Rawas sepakat tingkatkan sinergi demi pelayanan publik
16 April 2025 20:33 WIB, 2025
Kemenkum Sumsel tetap berikan bantuan hukum gratis bagi warga miskin
26 January 2025 21:09 WIB, 2025
Kakanwil Kemenkumham Sumsel berikan penghargaan kepada tiga lembaga pemasyarakatan
31 December 2024 20:00 WIB, 2024
Kemenkumham Sumsel gelar pisah sambut Pimti dan pelepasan purna bakti Kakanwil Ilham
31 December 2024 17:32 WIB, 2024
Kemenkumham Sumsel berikan bantuan hukum gratis pada 386 warga miskin
23 December 2024 20:20 WIB, 2024
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Teras Janantara jadi destinasi kuliner baru di Palembang, hadirkan produk UMK binaan Pusri
20 April 2026 18:16 WIB
Pemkot Palembang siapkan zona selamat sekolah minimalisasi risiko kecelakaan
20 April 2026 17:38 WIB
Prakiraan cuaca Kota Palembang Minggu 19 April 2026: Waspada disertai hujan petir
19 April 2026 8:59 WIB