Bupati OKI pantau langsung penanganan wabah penyakit kerbau
Kamis, 18 April 2024 8:04 WIB
Pj Bupati Ogan Komering Ilir Asmar Wijaya turun langsung ke lokasi peternakan kerbau di Kecamatan Pampangan yang sedang mengalami wabah penyakit. Setelah sebelumnya ratusan ekor kerbau mati mendadak usai terkena penyakit ngorok yang diduga disebabkan oleh Virus Septiceimia Epizootica (SE). (ANTARA/HO/Diskominfo)
Kayu Agung, OKI (ANTARA) - Pj Bupati Ogan Komering Ilir Asmar Wijaya turun langsung ke lokasi peternakan kerbau di Kecamatan Pampangan yang sedang mengalami wabah penyakit. Setelah sebelumnya ratusan ekor kerbau mati mendadak usai terkena penyakit ngorok yang diduga disebabkan oleh Virus Septiceimia Epizootica (SE).
Sebelumnya Pemkab OKI telah melakukan langkah cepat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan melakukan disinfeksi massal kandang kerbau, pengobatan serentak dan vaksinasi
"Hadirnya kami disini guna memantau secara langsung langkah-langkah yang telah diambil oleh Tim penanggulangan wabah penyakit ngorok yang telah dibentuk oleh Pemkab OKI, Pemerintah akan selalu hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam wabah ini sampai tuntas" Ungkap Pj Bupati Asmar di hadapan para peternak kerbau di Kecamatan Pampangan, Rabu (17/4/24).
Pj Bupati Asmar menghimbau agar masyarakat bersabar dalam menghadapi wabah ini, serta mengikuti arahan-arahan dari Tim Penanggulangan wabah yang telah dibentuk Pemkab OKI.
"Saya himbau agar masyarakat mematuhi arahan dari para petugas, kami mohonkan kerjasamanya dalam menanggulangi wabah ini, agar masyarakat teta berasabar, mudah-mudahan wabah ini segera usai" sambungnya
Asmar juga berkomitmen pasca wabah usai, Pemerintah Kabupaten akan menganggarkan pemberian bantuan bibit kerbau baru bagi para peternak sebagai bentuk dukungan Pemerintah kepada para pelaku usaha ternak, khususnya di Kecamatan Pampangan yang terimbas wabah.
"Kita akan usahakan di anggaraan perubahan ataupun anggaran 2025 akan dianggarkan bantuan bibit kerbau baru, kita harapkan ke depannya wabah seperti ini tidak akan terjadi lagi," pungkas Asmar.
Sebelumnya Pemkab OKI telah melakukan langkah cepat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan melakukan disinfeksi massal kandang kerbau, pengobatan serentak dan vaksinasi
"Hadirnya kami disini guna memantau secara langsung langkah-langkah yang telah diambil oleh Tim penanggulangan wabah penyakit ngorok yang telah dibentuk oleh Pemkab OKI, Pemerintah akan selalu hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam wabah ini sampai tuntas" Ungkap Pj Bupati Asmar di hadapan para peternak kerbau di Kecamatan Pampangan, Rabu (17/4/24).
Pj Bupati Asmar menghimbau agar masyarakat bersabar dalam menghadapi wabah ini, serta mengikuti arahan-arahan dari Tim Penanggulangan wabah yang telah dibentuk Pemkab OKI.
"Saya himbau agar masyarakat mematuhi arahan dari para petugas, kami mohonkan kerjasamanya dalam menanggulangi wabah ini, agar masyarakat teta berasabar, mudah-mudahan wabah ini segera usai" sambungnya
Asmar juga berkomitmen pasca wabah usai, Pemerintah Kabupaten akan menganggarkan pemberian bantuan bibit kerbau baru bagi para peternak sebagai bentuk dukungan Pemerintah kepada para pelaku usaha ternak, khususnya di Kecamatan Pampangan yang terimbas wabah.
"Kita akan usahakan di anggaraan perubahan ataupun anggaran 2025 akan dianggarkan bantuan bibit kerbau baru, kita harapkan ke depannya wabah seperti ini tidak akan terjadi lagi," pungkas Asmar.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT OKI Pulp & Paper bangun jalan beton di OKI, dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa
14 February 2026 17:53 WIB
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
Banjir di OKI Sumsel meluas ke enam kecamatan, BPBD ingatkan warga tingkatkan kewaspadaan
20 January 2026 7:15 WIB
OKI salurkan 142.700 kilogram benih padi dari Kementan untuk sawah terdampak banjir
15 January 2026 8:16 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB