Airlangga Hartarto targetkan Prabowo-Gibran raih 55 persen di Sumbagsel
Jumat, 26 Januari 2024 15:50 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga saat diwawancarai di Palembang, Jumat (26/1/2024). (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri.)
Palembang (ANTARA) - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming pada Pilpres 2024 di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) meraih suara di atas 55 persen.
“Kami memasang target meraih suara di atas 55 persen di Sumbagsel untuk memenangkan Prabowo-Gibran,” kata Airlangga usai Konsolidasi Kemenangan Partai Golkar, di Palembang, Jumat.
Ia menjelaskan dalam target tersebut, pihaknya terus menyapa masyarakat, serta menyampaikan program-program yang dilaksanakan pemerintah saat ini.
“Kami juga terus menyampaikan program-program berkelanjutan nanti ke depan,” ujarnya.
Terkait untuk target raihan suara pada pemilihan legislatif (pileg) secara nasional, katanya, Golkar memasang target 20 persen.
“Namun, khusus Sumatera Selatan itu targetnya dapat meraih empat kursi DPR RI,” ujarnya.
Airlangga mengatakan pada konsolidasi tersebut berkumpul Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar se-Sumbagsel untuk mengecek kesiapan menuju pemilu 2024.
“Karena ini merupakan menjelang pemilu 2024, kami meminta seluruh ketua di daerah ini terus bergerak memenangkan pak Prabowo dan mas Gibran, serta memenangkan pileg di masing-masing daerah,” kata dia.
Sebelumnya, KPU RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Airlangga targetkan Prabowo-Gibran raih 55 persen di Sumbagsel
“Kami memasang target meraih suara di atas 55 persen di Sumbagsel untuk memenangkan Prabowo-Gibran,” kata Airlangga usai Konsolidasi Kemenangan Partai Golkar, di Palembang, Jumat.
Ia menjelaskan dalam target tersebut, pihaknya terus menyapa masyarakat, serta menyampaikan program-program yang dilaksanakan pemerintah saat ini.
“Kami juga terus menyampaikan program-program berkelanjutan nanti ke depan,” ujarnya.
Terkait untuk target raihan suara pada pemilihan legislatif (pileg) secara nasional, katanya, Golkar memasang target 20 persen.
“Namun, khusus Sumatera Selatan itu targetnya dapat meraih empat kursi DPR RI,” ujarnya.
Airlangga mengatakan pada konsolidasi tersebut berkumpul Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar se-Sumbagsel untuk mengecek kesiapan menuju pemilu 2024.
“Karena ini merupakan menjelang pemilu 2024, kami meminta seluruh ketua di daerah ini terus bergerak memenangkan pak Prabowo dan mas Gibran, serta memenangkan pileg di masing-masing daerah,” kata dia.
Sebelumnya, KPU RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Airlangga targetkan Prabowo-Gibran raih 55 persen di Sumbagsel
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pejabat Kemenhub ditugasi kumpulkan uang untuk pemenangan Pilpres 2019
13 January 2025 16:59 WIB, 2025
Pilpres AS, Trump sementara unggul atas Harris versi hitungan cepat
06 November 2024 11:59 WIB, 2024
Trump dan Harris berimbang, ekonom sebut pelaku pasar hati-hati cermati Pilpres AS
04 November 2024 20:21 WIB, 2024
MK: Tak ada bukti intervensi presiden terhadap perubahan syarat pasagan calon
22 April 2024 12:09 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB