Kemenhub ubah rute angkutan feeder LRT
Sabtu, 14 Oktober 2023 16:18 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Palembang, Sabtu (14/10/2023). (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)
Palembang (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI akan mengubah rute angkutan feeder LRT di Kota Palembang, Sumatera Selatan, agar pengoperasian angkutan itu lebih optimal.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Palembang, Sabtu, mengatakan dari hasil peninjauan yang dilakukan hari ini, operasional angkutan umum Feeder LRT Palembang itu belum optimal.
Maka dari itu, pihaknya berencana untuk melakukan perubahan rute (reroute) di beberapa titik yaitu di kawasan Plaju, Bukit, dan Pusri.
Menurut dia, kawasan tersebut memang menjadi titik dengan konsentrasi penduduk yang padat. Namun, kondisi itu tidak sebanding dengan feeder yang memiliki rute relatif jauh, sehingga waktu tempuh dari satu titik terlalu tinggi.
"Jadi, kami akan membuat feeder yang tegak lurus terhadap major dari transportasi LRT. Namun, reroute ini bisa diartikan menambah ataupun mengurangi rute angkutan feeder LRT Palembang," kata Budi.
Sejak Desember 2022, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan melaksanakan Penugasan Layanan Feeder LRT Sumsel yang terdiri dari lima, yaitu Koridor Stasiun LRT Polresta Palembang-Kompleks OPI, Stasiun LRT RSUD-Sukawinatan, Stasiun LRT Asrama Haji-Talang Betutu, Stasiun LRT DJKA-Terminal Pasar Plaju, serta Kamboja-Bukit Siguntang via Stasiun Demang.
Kelima rute tersebut melengkapi dua koridor yang sudah ada sebelumnya, yaitu Talang Kelapa-Talang Buruk via Stasiun Asrama Haji dan Stasiun Asrama Haji-Sematang Borang via Jalan Noerdin Pandji. Hingga saat ini, jumlah angkot Feeder LRT yang berjumlah 58 unit.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhub ubah rute angkutan feeder LRT di Palembang
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Palembang, Sabtu, mengatakan dari hasil peninjauan yang dilakukan hari ini, operasional angkutan umum Feeder LRT Palembang itu belum optimal.
Maka dari itu, pihaknya berencana untuk melakukan perubahan rute (reroute) di beberapa titik yaitu di kawasan Plaju, Bukit, dan Pusri.
Menurut dia, kawasan tersebut memang menjadi titik dengan konsentrasi penduduk yang padat. Namun, kondisi itu tidak sebanding dengan feeder yang memiliki rute relatif jauh, sehingga waktu tempuh dari satu titik terlalu tinggi.
"Jadi, kami akan membuat feeder yang tegak lurus terhadap major dari transportasi LRT. Namun, reroute ini bisa diartikan menambah ataupun mengurangi rute angkutan feeder LRT Palembang," kata Budi.
Sejak Desember 2022, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan melaksanakan Penugasan Layanan Feeder LRT Sumsel yang terdiri dari lima, yaitu Koridor Stasiun LRT Polresta Palembang-Kompleks OPI, Stasiun LRT RSUD-Sukawinatan, Stasiun LRT Asrama Haji-Talang Betutu, Stasiun LRT DJKA-Terminal Pasar Plaju, serta Kamboja-Bukit Siguntang via Stasiun Demang.
Kelima rute tersebut melengkapi dua koridor yang sudah ada sebelumnya, yaitu Talang Kelapa-Talang Buruk via Stasiun Asrama Haji dan Stasiun Asrama Haji-Sematang Borang via Jalan Noerdin Pandji. Hingga saat ini, jumlah angkot Feeder LRT yang berjumlah 58 unit.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhub ubah rute angkutan feeder LRT di Palembang
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sumsel toleransi truk batu bara menyeberang jalan nasional hingga akhir Februari 2026
05 February 2026 21:35 WIB
Sumsel tetap tak izinkan angkutan batu bara pemasok PLTU Bengkulu melintas
28 January 2026 20:45 WIB
LRT Sumsel angkut 49.295 penumpang selama libur Isra Miraj, rata-rata 12.323 penumpang per hari
24 January 2026 8:36 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru pertimbangkan diskresi angkutan batu bara PLTU Bengkulu
23 January 2026 18:44 WIB