
LRT Sumsel angkut 49.295 penumpang selama libur Isra Miraj, rata-rata 12.323 penumpang per hari

Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Persero bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKRSS) mencatat Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumsel melayani 49.295 penumpang selama masa libur panjang peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah.
Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Sumsel, Jumat, mengatakan jumlah tersebut tercatat selama empat hari periode libur, yakni Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026, dengan rata-rata 12.323 penumpang per hari.
“Selama libur Isra Miraj, LRT Sumsel menjadi pilihan masyarakat untuk beraktivitas di Kota Palembang. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang yang kami layani,” katanya.
Berdasarkan data operasional, Stasiun Asrama Haji menjadi stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak mencapai 9.693 orang. Selanjutnya Stasiun Ampera melayani 7.876 penumpang, Stasiun DJKA sebanyak 6.689 penumpang, Stasiun Bumi Sriwijaya 5.952 penumpang, dan Stasiun Bandara 3.482 penumpang.
Capaian tersebut menunjukkan transportasi massal berbasis rel listrik semakin diminati masyarakat, khususnya pada momentum libur panjang, karena dinilai bebas macet, nyaman, aman dan ramah lingkungan.
Secara kumulatif hingga 22 Januari 2026, LRT Sumsel telah melayani 285.673 penumpang. Capaian itu menjadi indikator positif peran LRT Sumsel sebagai alternatif transportasi publik di Kota Palembang.
Ia menambahkan KAI Divre III Palembang bersama BPKRSS terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan agar LRT Sumsel menjadi moda transportasi publik yang andal dan berkelanjutan.
“Kami juga mengajak masyarakat beralih ke angkutan umum sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum guna mewujudkan transportasi perkotaan yang tertib dan efisien,” kata Aida.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
