Ogan Komering Ulu, Sumsel (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan kosong di Desa Terusan Kecamatan Baturaja Timur agar tidak menyebar luas dan menimbulkan bencana kabut asap.

"Lahan kosong yang terbakar ini tepatnya di depan area Taman Sakura Desa Terusan," kata Kapolres OKU AKBP Arif Harsono di Baturaja, Minggu.

Dia menjelaskan berdasarkan keterangan warga sekitar mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi siang tadi pukul 14.00 WIB.

Api cepat membesar akibat tiupan angin kencang hingga menghanguskan sekitar 3 hektare lahan kosong yang diketahui milik warga setempat.

Melihat terjadinya kebakaran tersebut, pihaknya menerjunkan puluhan personel dibantu warga bergotong royong memadamkan api menggunakan mobil tangki pemadam kebakaran milik salah satu perusahaan swasta di daerah itu.
"Setelah beberapa jam petugas bersama warga berjibaku akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 16.00 WIB," jelasnya.

Menurut dia, dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang dibuang warga sembarangan di rumput ilalang kering yang mudah terbakar saat musim kemarau.

"Kurangnya kesadaran masyarakat yang membuang puntung rokok sembarangan, apalagi saat kemarau panjang seperti sekarang ini dimana api kecil bisa menjadi besar sehingga mengakibatkan kebakaran," ujarnya.

Untuk itu, Kapolres kembali mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati dengan tidak membuang puntung rokok di rumput kering yang mudah terbakar.

"Edukasi kepada masyarakat terus kami tingkatkan, termasuk tentang larangan membuka lahan pertanian dengan cara dibakar yang dapat memicu karhutla agar tidak mendapat sanksi pidana," tegasnya.