Palembang targetkan 21.000 sambungan IPAL terpasang pada 2025
Senin, 26 Juni 2023 19:08 WIB
Wali Kota Palembang Harnojoyo saat pembukaan workshop pembangunan jaringan IPAL di Palembang, Sumsel, Senin (26/6/2023). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menargetkan pemasangan 21.000 sambungan jaringan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) untuk pemukiman dan perusahaan selesai pada 2025.
Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Sumsel, Senin, mengatakan pembangunan IPAL diproyeksikan selesai pada awal Agustus 2023.
Sementara, saat ini untuk pemasangan saluran IPAL baik ke perusahaan sedang dilakukan dan pemasangan saluran ke pemukiman warga masih proses tender.
Pemasangan sambungan tersebut itu difokuskan pada kawasan yang terdekat dari pipa jaringan induknya yakni kawasan anak Sungai Sekanak Lambidaro.
Untuk mempercepat pembangunan pipa sambungan IPAL, kata dia, pada tahun ini, Pemkot Palembang akan menganggarkan Rp26 miliar dan Pemprov Sumsel sebesar Rp20 miliar.
"Nantinya, juga ada bantuan dari Pemerintah Australia yakni sebesar Rp20 miliar untuk sambungan tersebut," ujarnya.
Pembangunan IPAL ini untuk sanitasi sesuai program pemerintah pusat untuk Gerakan 100-0-100 yaitu 100 persen akses air minum yang layak, 0 persen pemukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi yang layak.
"IPAL dapat menjadi solusi kebersihan di Kota Palembang, terutama kebersihan sungai sehingga tidak ada lagi sungai yang tercemar akibat limbah," kata Harnojoyo.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan terkait IPAL rumah tangga itu pihaknya ditunjuk sebagai operator, sedangkan soal tarif akan melakukan pengkajian dengan melibatkan para konsultan.
"Kami minta nanti konsultan memberikan alternatif tarif yang nantinya akan dipilih Pemkot Palembang," kata dia.
Paling tidak estimasi tarif 30 persen dari tarif air bersih PDAM.
Wali Kota Palembang Harnojoyo di Palembang, Sumsel, Senin, mengatakan pembangunan IPAL diproyeksikan selesai pada awal Agustus 2023.
Sementara, saat ini untuk pemasangan saluran IPAL baik ke perusahaan sedang dilakukan dan pemasangan saluran ke pemukiman warga masih proses tender.
Pemasangan sambungan tersebut itu difokuskan pada kawasan yang terdekat dari pipa jaringan induknya yakni kawasan anak Sungai Sekanak Lambidaro.
Untuk mempercepat pembangunan pipa sambungan IPAL, kata dia, pada tahun ini, Pemkot Palembang akan menganggarkan Rp26 miliar dan Pemprov Sumsel sebesar Rp20 miliar.
"Nantinya, juga ada bantuan dari Pemerintah Australia yakni sebesar Rp20 miliar untuk sambungan tersebut," ujarnya.
Pembangunan IPAL ini untuk sanitasi sesuai program pemerintah pusat untuk Gerakan 100-0-100 yaitu 100 persen akses air minum yang layak, 0 persen pemukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi yang layak.
"IPAL dapat menjadi solusi kebersihan di Kota Palembang, terutama kebersihan sungai sehingga tidak ada lagi sungai yang tercemar akibat limbah," kata Harnojoyo.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan terkait IPAL rumah tangga itu pihaknya ditunjuk sebagai operator, sedangkan soal tarif akan melakukan pengkajian dengan melibatkan para konsultan.
"Kami minta nanti konsultan memberikan alternatif tarif yang nantinya akan dipilih Pemkot Palembang," kata dia.
Paling tidak estimasi tarif 30 persen dari tarif air bersih PDAM.
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkumham Sumsel pantau persiapan pembangunan IPAL di Lapas Perempuan Palembang
23 November 2023 22:22 WIB, 2023
Kilang Pertamina Plaju bantu perajin tempe Palembang olah air limbah
14 November 2023 18:18 WIB, 2023
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB