Berkah ramadhan, seorang guru honorer peroleh rumah gratis
Senin, 17 April 2023 6:59 WIB
Bupati Bantaeng Ilham Azikin saat memberikan rumah gratis bagi seorang warga bernama Syafruddin secara simbolis dari Program RRI REI Sulsel di Bantaeng. ANTARA Foto/HO-Humas Pemkab Bantaeng
Makassar (ANTARA) - Syarifuddin bersama istri dan anaknya langsung sujud syukur dan menangis haru setelah mendapatkan rumah gratis melalui Program Ramadhan Rumah Impian yang digagas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.
Melalui keterangan yang diterima di Makassar, Minggu, Syarifuddin adalah guru honorer yang kerap mengajar mengaji dan menjadi imam masjid. Selama ini dia tinggal menumpang di rumah kerabatnya yang sudah reot.
"Alhamdulillah, terimakasih orang-orang baik," kata dia.
Upah Syarifuddin yang menjadi guru honorer di pondok pesantren (ponpes) sebesar Rp450 ribu per bulan. Gaji sebesar itu hanya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Harapan untuk membeli rumah yang layak dengan gaji sebesar itu, hanyalah mimpi belaka.
Melalui program Ramadhan Rumah Impian satu rumah yang terletak di BTN Bumi Tanetea, Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pajukukang, Bantaeng, tersebut diserahkan kepada Syarifuddin.
"Semoga dengan hadirnya Pak Syarifuddin di perumahan ini bisa memberikan manfaat dan mampu memakmurkan masjid," ujar Bupati Bantaeng Ilham Azikin saat menghadiri penyerahan rumah tersebut.
DPD REI Sulsel membagikan empat unit rumah di Kabupaten Bantaeng, Sulsel selama tahun 2023.
Selain Syarifuddin, tiga calon peraih rumah impian lainnya yakni Syahrir buruh harian lepas, Baharuddin yang bekerja sebagai petani, serta Harijuddin seorang guru mengaji..
"Ini merupakan rumah kedua saya serahkan dari bantuan REI untuk kaum dhuafa, semoga kegiatan ini berkah," tambah Bupati Ilham Azikin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Imam masjid di Bantaeng Sulsel menangis haru dapat rumah gratis
Melalui keterangan yang diterima di Makassar, Minggu, Syarifuddin adalah guru honorer yang kerap mengajar mengaji dan menjadi imam masjid. Selama ini dia tinggal menumpang di rumah kerabatnya yang sudah reot.
"Alhamdulillah, terimakasih orang-orang baik," kata dia.
Upah Syarifuddin yang menjadi guru honorer di pondok pesantren (ponpes) sebesar Rp450 ribu per bulan. Gaji sebesar itu hanya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Harapan untuk membeli rumah yang layak dengan gaji sebesar itu, hanyalah mimpi belaka.
Melalui program Ramadhan Rumah Impian satu rumah yang terletak di BTN Bumi Tanetea, Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pajukukang, Bantaeng, tersebut diserahkan kepada Syarifuddin.
"Semoga dengan hadirnya Pak Syarifuddin di perumahan ini bisa memberikan manfaat dan mampu memakmurkan masjid," ujar Bupati Bantaeng Ilham Azikin saat menghadiri penyerahan rumah tersebut.
DPD REI Sulsel membagikan empat unit rumah di Kabupaten Bantaeng, Sulsel selama tahun 2023.
Selain Syarifuddin, tiga calon peraih rumah impian lainnya yakni Syahrir buruh harian lepas, Baharuddin yang bekerja sebagai petani, serta Harijuddin seorang guru mengaji..
"Ini merupakan rumah kedua saya serahkan dari bantuan REI untuk kaum dhuafa, semoga kegiatan ini berkah," tambah Bupati Ilham Azikin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Imam masjid di Bantaeng Sulsel menangis haru dapat rumah gratis
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Modus korupsi Fadia Arafiq, gunakan perusahaan keluarga untuk kuasai proyek outsourcing
05 March 2026 4:58 WIB
KPK dalami isu pemakzulan Bupati Pati, Ketua DPRD Ali Badrudin diperiksa terkait pesan rahasia
25 February 2026 7:03 WIB
Bupati Askolani instruksikan razia makanan berbahaya di seluruh pasar Banyuasin
22 February 2026 16:23 WIB
Wujudkan instruksi Megawati Soekarnoputri, Devi Suhartoni pacu sentra bawang merah di Musi Rawas Utara
24 January 2026 18:22 WIB
KPK ungkap kesulitan bongkar keterlibatan Bupati Pati Sudewo dalam kasus pemerasan
21 January 2026 7:17 WIB
Terpopuler - Edisi Khusus
Lihat Juga
Kisah Audy Item sempat frustrasi jalani diet ekstrem, turun cepat tapi balik lagi
05 March 2026 5:13 WIB
Obituari: Selamat jalan Alex Noerdin, sang arsitek "Jakabaring Sport City"
26 February 2026 14:08 WIB
Kisah Masjid Shirathal Mustaqiem: dulu arena judi, kini masjid tertua di Samarinda
22 February 2026 16:27 WIB
Kisah ibu di pinggiran Singkarak, cetak anak jadi polisi dan sarjana dari ikan bilih
21 February 2026 19:33 WIB