Sumsel lakukan gerakan pangan murah stabilkan harga sembako
Jumat, 9 Desember 2022 15:28 WIB
Kebutuhan pokok masyarakat (ANTARA/Yudi Abdullah/22)
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan gerakan pangan murah untuk menstabilkan pasokan dan harga kebutuhan pokok atau sembako menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2023 serta menekan inflasi.
Untuk melakukan gerakan pangan murah ditugaskan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan provinsi bekerja sama dengan sejumlah perusahaan dan organisasi sosial kemasyarakatan, kata Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Darma Budi di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan gerakan pangan murah pada pekan pertama Desember 2022 ini telah dimulai dengan menggandeng pengurus Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IPPI) Sumatera Selatan di halaman Kantor Kecamatan Gandus Palembang.
Kegiatan tersebut, lanjutnya, akan terus digelar hingga akhir tahun ini dengan sasaran yang lebih luas di dalam Kota Palembang dan daerah Sumatera Selatan lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, kata dia, masyarakat dapat membeli beberapa kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Sebagai contoh, lanjutnya, beras medium dijual dengan harga Rp8.500 per kilogram, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp12.600 per kilogram. Kemudian daging kerbau beku Rp80.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp20.000 per kilogram, cabai merah Rp30.000 per kilogram, dan telur ayam Rp26.000 per kilogram.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Efendi menambahkan kegiatan tersebut merupakan upaya pemprov setempat menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.
Melalui kegiatan tersebut, ujar Ruzuan, diharapkan dapat membantu masyarakat membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan mengimbangi terjadinya lonjakan harga menghadapi hari besar di penghujung 2022 ini.
Untuk melakukan gerakan pangan murah ditugaskan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan provinsi bekerja sama dengan sejumlah perusahaan dan organisasi sosial kemasyarakatan, kata Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Darma Budi di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan gerakan pangan murah pada pekan pertama Desember 2022 ini telah dimulai dengan menggandeng pengurus Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IPPI) Sumatera Selatan di halaman Kantor Kecamatan Gandus Palembang.
Kegiatan tersebut, lanjutnya, akan terus digelar hingga akhir tahun ini dengan sasaran yang lebih luas di dalam Kota Palembang dan daerah Sumatera Selatan lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, kata dia, masyarakat dapat membeli beberapa kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Sebagai contoh, lanjutnya, beras medium dijual dengan harga Rp8.500 per kilogram, gula pasir Rp13.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp12.600 per kilogram. Kemudian daging kerbau beku Rp80.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp20.000 per kilogram, cabai merah Rp30.000 per kilogram, dan telur ayam Rp26.000 per kilogram.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Efendi menambahkan kegiatan tersebut merupakan upaya pemprov setempat menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.
Melalui kegiatan tersebut, ujar Ruzuan, diharapkan dapat membantu masyarakat membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan mengimbangi terjadinya lonjakan harga menghadapi hari besar di penghujung 2022 ini.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPKARSS: LRT Sumsel angkut 283.476 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026
01 April 2026 20:41 WIB
Nasabah Muara Rupit dapatkan Toyota Rush pada undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel
31 March 2026 21:29 WIB
Bank Sumsel Babel Pangkalpinang undi Grand Prize Tabungan Pesirah pada 5 April 2026
31 March 2026 21:13 WIB
Bank Sumsel Babel hadirkan program Kredit Kendaraan Bermotor, sasar ASN hingga PPPK
31 March 2026 20:27 WIB