Telkomsel tambah BTS atasi blank spot di Tol Palembang-Lampung
Jumat, 17 Juni 2022 16:30 WIB
Vice President Network Service Management Area Sumatera Samuel Pasaribu (dua dari kanan) dan Excutive Vice President West Area Sales Gilang Prasetya (tengah) pada konferensi pers Telkomsel Fest 2022 di Palembang, Jumat (17/6/22). (ANTARA/HO-Telkomsel)
Palembang (ANTARA) - Perusahaan operator jaringan telepon seluler Telkomsel menambah Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Tol Palembang-Lampung untuk mengatasi blank spot di area tersebut.
Vice President Network Service Management Area Sumatera Samuel Pasaribu mengatakan proyek penguatan infrastruktur jaringan di Tol Palembang-Lampung itu ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022.
“Minggu ini sudah ditunjuk pelaksananya (kontraktor), kemungkinan pekerjaan berlangsung empat bulan,” kata Samuel pada acara konferensi pers Telkomsel Fest 2022 di Palembang, Jumat.
Ia mengatakan dengan penambahan BTS itu, jaringan Telkomsel akan semakin andal ke depan karena penambahan BTS dilakukan di titik-titik yang paling memungkinkan.
“Memang ada sekitar 1-2 menit blank spot di Tol Palembang-Lampung, tapi setelah dipasang BTS akan jauh lebih baik,” kata dia.
Baca juga: Seluruh desa di Kabupaten OKU ditargetkan terakses internet pada 2023
Tak hanya mengatasi jaringan blank spot, Telkomsel juga berperan membantu negara dalam mengatasi kebutuhan jaringan internet di daerah pedalaman.
Di saat pandemi COVID-19, Telkomsel melakukan penambahan infrastruktur yang cukup masif dengan mengoperasikan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Hingga saat ini, Telkomsel secara khusus telah mengoperasikan belasan ribu unit BTS di wilayah 3T, yang terdiri dari BTS Reguler dan BTS Merah Putih, termasuk BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data (internet), dan BTS di wilayah perbatasan dengan negara Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina dan Papua Nugini.
Telkomsel bersama pemerintah melalui Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kominfo juga membangun BTS Universal Service Obligation (USO) di desa-desa yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi, untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar.
Baca juga: Ratusan desa di Sumsel belum terjangkau telekomunikasi dan internet
“Kami melakukan ini untuk mendukung program work from home selama pandemi, terutama untuk pelajar,” kata dia.
Sementara itu, Excutive Vice President West Area Sales Gilang Prasetya menambahkan pada usia perusahaan yang menginjakkan 27 tahun ini komitmen untuk membangun negeri tetap diperjuangkan oleh Telkomsel.
“Kehadiran Telkomsel harus ada impact-nya ke masyarakat. Hingga kini kami terus meningkatkan kemampuan teknologi sebagai operator telepon seluler, bahkan saat ini visi kami menyediakan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar dia.
Telkomsel juga telah menghadirkan teknologi 5G pada Juni 2021 yang akan disebar ke seluruh Indonesia hingga ke pelosok negeri.
Baca juga: Palembang tertibkan kabel jaringan internet semrawut
Vice President Network Service Management Area Sumatera Samuel Pasaribu mengatakan proyek penguatan infrastruktur jaringan di Tol Palembang-Lampung itu ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022.
“Minggu ini sudah ditunjuk pelaksananya (kontraktor), kemungkinan pekerjaan berlangsung empat bulan,” kata Samuel pada acara konferensi pers Telkomsel Fest 2022 di Palembang, Jumat.
Ia mengatakan dengan penambahan BTS itu, jaringan Telkomsel akan semakin andal ke depan karena penambahan BTS dilakukan di titik-titik yang paling memungkinkan.
“Memang ada sekitar 1-2 menit blank spot di Tol Palembang-Lampung, tapi setelah dipasang BTS akan jauh lebih baik,” kata dia.
Baca juga: Seluruh desa di Kabupaten OKU ditargetkan terakses internet pada 2023
Tak hanya mengatasi jaringan blank spot, Telkomsel juga berperan membantu negara dalam mengatasi kebutuhan jaringan internet di daerah pedalaman.
Di saat pandemi COVID-19, Telkomsel melakukan penambahan infrastruktur yang cukup masif dengan mengoperasikan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Hingga saat ini, Telkomsel secara khusus telah mengoperasikan belasan ribu unit BTS di wilayah 3T, yang terdiri dari BTS Reguler dan BTS Merah Putih, termasuk BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data (internet), dan BTS di wilayah perbatasan dengan negara Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina dan Papua Nugini.
Telkomsel bersama pemerintah melalui Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) Kominfo juga membangun BTS Universal Service Obligation (USO) di desa-desa yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi, untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar.
Baca juga: Ratusan desa di Sumsel belum terjangkau telekomunikasi dan internet
“Kami melakukan ini untuk mendukung program work from home selama pandemi, terutama untuk pelajar,” kata dia.
Sementara itu, Excutive Vice President West Area Sales Gilang Prasetya menambahkan pada usia perusahaan yang menginjakkan 27 tahun ini komitmen untuk membangun negeri tetap diperjuangkan oleh Telkomsel.
“Kehadiran Telkomsel harus ada impact-nya ke masyarakat. Hingga kini kami terus meningkatkan kemampuan teknologi sebagai operator telepon seluler, bahkan saat ini visi kami menyediakan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar dia.
Telkomsel juga telah menghadirkan teknologi 5G pada Juni 2021 yang akan disebar ke seluruh Indonesia hingga ke pelosok negeri.
Baca juga: Palembang tertibkan kabel jaringan internet semrawut
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN Lahat bantu pemulihan jaringan listrik di Aceh, kirim tim relawan khusus
17 December 2025 8:13 WIB
Polda Sumsel perkuat pengamanan jaringan listrik antisipasi gangguan sabotase
22 November 2025 9:39 WIB
Pertagas pastikan operasional jaringan pipa minyak bumi kembali normal, pasca penanganan illegal tapping
02 November 2025 19:03 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB