Efikasi vaksin Convidecia mendekati Pfizer
Selasa, 7 Juni 2022 9:37 WIB
Ilustrasi - Botol vaksin CanSino BIO versi injeksi . (ANTARA/Shutterstock)
Beijing (ANTARA) - Tingkat efikasi vaksin Convidecia, yang diproduksi oleh perusahaan farmasi China CanSino Biologics, mampu mendekati efikasi vaksin Pfizer yang sama-sama dikembangkan melalui metode mRNA.
CanSino dalam pernyataan persnya di Beijing, Senin (6/6), menyebutkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan di Chile menunjukkan tingkat kemanjuran satu suntikan Convidecia mencapai 95,35 persen untuk menghindarkan pasien dirawat di ICU.
Efikasinya hampir sama dengan dua dosis Pfizer yang mencapai 96,56 persen, demikian disebutkan CanSino.
CanSino mengatakan penelitian lain yang dilakukan di Meksiko saat negara itu terserang varian Delta pada Maret-Desember 2021, menunjukkan bahwa Convidecia mampu mencegah COVID-19 hingga 58 persen, pasien dirawat di rumah sakit (76 persen), dan kematian (48 persen).
Meskipun terjadi penurunan masa pencegahan gejala dan mutasi baru, CanSino mendaku satu suntikan Convidecia mampu mencegah tingkat kematian hingga 93 persen dalam waktu empat bulan setelah suntikan.
Para peneliti menganjurkan Convidecia digunakan sebagai vaksin penguat dalam menghadapi varian Omicron.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Mei memasukkan Convidecia sebagai vaksin yang dapat digunakan dalam situasi darurat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Efikasi vaksin Convidecia dekati Pfizer
CanSino dalam pernyataan persnya di Beijing, Senin (6/6), menyebutkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan di Chile menunjukkan tingkat kemanjuran satu suntikan Convidecia mencapai 95,35 persen untuk menghindarkan pasien dirawat di ICU.
Efikasinya hampir sama dengan dua dosis Pfizer yang mencapai 96,56 persen, demikian disebutkan CanSino.
CanSino mengatakan penelitian lain yang dilakukan di Meksiko saat negara itu terserang varian Delta pada Maret-Desember 2021, menunjukkan bahwa Convidecia mampu mencegah COVID-19 hingga 58 persen, pasien dirawat di rumah sakit (76 persen), dan kematian (48 persen).
Meskipun terjadi penurunan masa pencegahan gejala dan mutasi baru, CanSino mendaku satu suntikan Convidecia mampu mencegah tingkat kematian hingga 93 persen dalam waktu empat bulan setelah suntikan.
Para peneliti menganjurkan Convidecia digunakan sebagai vaksin penguat dalam menghadapi varian Omicron.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Mei memasukkan Convidecia sebagai vaksin yang dapat digunakan dalam situasi darurat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Efikasi vaksin Convidecia dekati Pfizer
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Sumsel siapkan 5.000 dosis vaksin dengue gratis untuk anak, cegah penyebaran DBD
12 January 2026 22:09 WIB
Polrestabes Palembang beri vaksin typoid dan influenza ke 84 personel, pastikan kesehatan dalam bertugas
12 January 2026 22:07 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Kemendag: Indonesia ekspor obat pereda nyeri senilai Rp2,4 miliar ke Korsel
14 February 2026 10:21 WIB