
DKPP Sumsel: Vaksinasi PMK tahap I di Sumsel capai 87,6 persen

Palembang (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan mencatat realisasi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap pertama telah mencapai 17.519 dosis atau 87,6 persen dari target 20.000 dosis pada semester pertama 2026.
Kepala DKPP Sumsel Ruzuan Effendi di Palembang, Rabu, mengatakan total ketersediaan vaksin PMK tahun ini mencapai 41.000 dosis yang dibagi dalam dua tahap pelaksanaan.
"Untuk tahap pertama sebanyak 20.000 dosis telah terealisasi 87,6 persen atau 17.519 dosis, sehingga tersisa sekitar 2.000 dosis yang ditargetkan rampung pada akhir April 2026," katanya.
Ia menjelaskan capaian vaksinasi tersebut telah tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, dengan sejumlah daerah dilaporkan telah mencapai realisasi 100 persen.
"Daerah tersebut antara lain Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kabupaten Lubuk Linggau, Kabupaten Muara Enim, Pagar Alam, Musi Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir," jelasnya.
Sedangkan, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dijadwalkan dimulai setelah Juni 2026 dengan alokasi sekitar 21.000 dosis, menunggu arahan dari pemerintah pusat.
“Untuk tahap kedua biasanya setelah Juni, kita menunggu petunjuk dari pusat,” ujarnya.
Guna menekan penyebaran PMK, pihaknya mengimbau agar lalu lintas hewan diperketat serta peternak segera menyelesaikan vaksinasi tahap awal.
Selain itu, peningkatan sanitasi, biosecurity, serta penggunaan disinfektan di area kandang menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan hewan ternak.
“Lalu lintas hewan harus diperketat agar penyebaran PMK bisa ditekan. Kemudian vaksinasi tahap pertama harus segera diselesaikan sebelum masuk tahap kedua,” kata Ruzuan.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
