Ogan Komering Ulu berada di zona oranye COVID-19
Rabu, 9 Februari 2022 15:31 WIB
Pelaksana Harian Bupati Ogan Komering Ulu Edward Candra memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi COVID-19 di Baturaja, Rabu (9/2/2022). (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Kabupaten Ogan Komering Ulu di Provinsi Sumatera Selatan statusnya berada di zona oranye atau zona risiko penularan COVID-19 sedang dengan jumlah penderita infeksi virus corona sebanyak 101 orang.
Dalam rapat koordinasi percepatan vaksinasi COVID-19 di Baturaja, Rabu, Pelaksana Harian Bupati Ogan Komering Ulu Edward Chandra mengatakan bahwa peningkatan signifikan kasus COVID-19 dalam sepekan terakhir membuat wilayah Ogan Komering Ulu masuk ke zona oranye.
Guna menekan penularan penyakit tersebut, pemerintah kabupaten akan menggiatkan penegakan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Bupati menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja mengerahkan petugas untuk mengampanyekan penerapan protokol kesehatan serta menegakkan protokol kesehatan di pusat keramaian dan fasilitas umum yang berpotensi menjadi tempat kerumunan.
Dia juga meminta organisasi perangkat daerah melakukan pengukuran suhu tubuh serta mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada seluruh pegawai.
"Mulai hari ini kita harus bekerja ekstra guna menangkal penyebaran COVID-19 agar tidak semakin menyebar luas," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Andi Prapto dalam rapat koordinasi melaporkan bahwa vaksinasi COVID-19 dosis pertama baru mencakup 89,10 persen dari 269.955 sasaran, vaksinasi dosis kedua baru mencakup 55,93 persen dari target, dan vaksinasi penguat baru mencakup 1,98 persen dari sasaran.
Menurut dia, Dinas Kesehatan menyelenggarakan pelayanan vaksinasi COVID-19 menggunakan sistem jemput bola di desa-desa guna mencapai target seluruh sasaran vaksinasi sudah mendapat dua dosis vaksin COVID-19 pada akhir Februari 2022.
"Karena sejauh ini vaksin masih menjadi cara yang ampuh untuk menangkal COVID-19," katanya.
Dalam rapat koordinasi percepatan vaksinasi COVID-19 di Baturaja, Rabu, Pelaksana Harian Bupati Ogan Komering Ulu Edward Chandra mengatakan bahwa peningkatan signifikan kasus COVID-19 dalam sepekan terakhir membuat wilayah Ogan Komering Ulu masuk ke zona oranye.
Guna menekan penularan penyakit tersebut, pemerintah kabupaten akan menggiatkan penegakan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Bupati menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja mengerahkan petugas untuk mengampanyekan penerapan protokol kesehatan serta menegakkan protokol kesehatan di pusat keramaian dan fasilitas umum yang berpotensi menjadi tempat kerumunan.
Dia juga meminta organisasi perangkat daerah melakukan pengukuran suhu tubuh serta mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada seluruh pegawai.
"Mulai hari ini kita harus bekerja ekstra guna menangkal penyebaran COVID-19 agar tidak semakin menyebar luas," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Andi Prapto dalam rapat koordinasi melaporkan bahwa vaksinasi COVID-19 dosis pertama baru mencakup 89,10 persen dari 269.955 sasaran, vaksinasi dosis kedua baru mencakup 55,93 persen dari target, dan vaksinasi penguat baru mencakup 1,98 persen dari sasaran.
Menurut dia, Dinas Kesehatan menyelenggarakan pelayanan vaksinasi COVID-19 menggunakan sistem jemput bola di desa-desa guna mencapai target seluruh sasaran vaksinasi sudah mendapat dua dosis vaksin COVID-19 pada akhir Februari 2022.
"Karena sejauh ini vaksin masih menjadi cara yang ampuh untuk menangkal COVID-19," katanya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Ombudsman Sumsel dorong Disdik sediakan kanal pengaduan pelaksanaan masuk sekolah
20 May 2026 21:21 WIB