BPBD: Tim gabungan padamkan 29 Ha lahan rawa dan sawit terbakar di Ogan Ilir
Selasa, 26 Oktober 2021 12:33 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir lakukan pemadaman di lahan rawa dan sawit seluas 29 Hektare (Ha) yang terbakar pada Senin (25/10/2021). ANTARA/HO.BPBD Sumsel
Sumatera Selatan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan memastikan bahwa Tim Gabungan telah berhasil memadamkan 29 hektare lahan rawa dan perkebunan kelapa sawit yang terbakar di daerah setempat.
Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Pulau Semambu seluas 14 Ha dan Palem Raya Kecamatan Indralaya Utara seluas 15 Ha pada Senin (25/10) sejak pukul 13.20 WIB tersebut padam setelah satuan tugas melakukan penyiraman air dari darat dan udara pada 20.20 WIB.
"Api sudah dapat dipadamkan semalam oleh satgas karhutla yang terdiri dari Daops Manggala Agni, TNI, Polri dan BPBD Provinsi di Ogan Ilir,"kata Kepala Pelaksana BPBD Ogan Ilir Ardha Munir di Indralaya, Selasa.
Menurutnya, mendapat informasi adanya kebakaran petugas langsung cekatan menuju lokasi yang bersebelahan dengan Jalan Tol Palembang-Indralaya.
Tim dilapangan langsung berjibaku melakukan pemadaman dengan mengandalkan penyiraman darat memanfaatkan air dikanal dan tanki.
Baca juga: KLHK catat dua ribu hektare lahan di Sumsel terbakar selama 2021
Namun karena kondisi lahan yang kering ditambah dengan hembusan angin cukup kencang menyebabkan penyiraman darat sulit memadamkan api tang terus meluas.
Hingga akhirnya sekitar pukul 15.00 WIB api mulai terjinakkan setelah tiga unit helikopter water bombing BPBD Provinsi melakukan penyiraman air dari udara.
"Setelah ada penyiraman udara kondisi mulai terkendali. Tim memastikan api padam pada malam harinya dengan terus menyirami lahan tersebut," ujarnya. Sementara untuk penyebab kebakaran masih didalami oleh otoritas berwenang.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumatera Selatan Ansori di Palembang menyampaikan, pihaknya mengerahkan tim patroli udara untuk memastikan api telah benar-benar padam pagi tadi.
"Sementara ini api dipastikan sudah padam," ujarnya.
Meskipun demikian menurutnya petugas dilapangan tetap diperintahkan untuk tetap siaga jangan sampai titik panas membesar sehingga timbul kebakaran susulan.
Baca juga: Sumsel rancang regulasi aturan hukum bagi pemilik lahan tidur yang terbakar
Baca juga: Empat hektare lahan di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel terbakar
Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Pulau Semambu seluas 14 Ha dan Palem Raya Kecamatan Indralaya Utara seluas 15 Ha pada Senin (25/10) sejak pukul 13.20 WIB tersebut padam setelah satuan tugas melakukan penyiraman air dari darat dan udara pada 20.20 WIB.
"Api sudah dapat dipadamkan semalam oleh satgas karhutla yang terdiri dari Daops Manggala Agni, TNI, Polri dan BPBD Provinsi di Ogan Ilir,"kata Kepala Pelaksana BPBD Ogan Ilir Ardha Munir di Indralaya, Selasa.
Menurutnya, mendapat informasi adanya kebakaran petugas langsung cekatan menuju lokasi yang bersebelahan dengan Jalan Tol Palembang-Indralaya.
Tim dilapangan langsung berjibaku melakukan pemadaman dengan mengandalkan penyiraman darat memanfaatkan air dikanal dan tanki.
Baca juga: KLHK catat dua ribu hektare lahan di Sumsel terbakar selama 2021
Namun karena kondisi lahan yang kering ditambah dengan hembusan angin cukup kencang menyebabkan penyiraman darat sulit memadamkan api tang terus meluas.
Hingga akhirnya sekitar pukul 15.00 WIB api mulai terjinakkan setelah tiga unit helikopter water bombing BPBD Provinsi melakukan penyiraman air dari udara.
"Setelah ada penyiraman udara kondisi mulai terkendali. Tim memastikan api padam pada malam harinya dengan terus menyirami lahan tersebut," ujarnya. Sementara untuk penyebab kebakaran masih didalami oleh otoritas berwenang.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumatera Selatan Ansori di Palembang menyampaikan, pihaknya mengerahkan tim patroli udara untuk memastikan api telah benar-benar padam pagi tadi.
"Sementara ini api dipastikan sudah padam," ujarnya.
Meskipun demikian menurutnya petugas dilapangan tetap diperintahkan untuk tetap siaga jangan sampai titik panas membesar sehingga timbul kebakaran susulan.
Baca juga: Sumsel rancang regulasi aturan hukum bagi pemilik lahan tidur yang terbakar
Baca juga: Empat hektare lahan di Kabupaten Ogan Ilir Sumsel terbakar
Pewarta : Muhammad Riezko Bima Elko
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Polrestabes Palembang beri vaksin typoid dan influenza ke 84 personel, pastikan kesehatan dalam bertugas
12 January 2026 22:07 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bupati Askolani instruksikan razia makanan berbahaya di seluruh pasar Banyuasin
22 February 2026 16:23 WIB
Pemkab OKU tutup operasional tempat hiburan malam selama Ramadhan, jaga kekhusyukan ibadah
21 February 2026 5:03 WIB
Pemprov Sumsel optimalkan relawan kampung siaga bencana hadapi peralihan musim
20 February 2026 22:39 WIB