Inkubasi #hasTECH berikan bekal ekonomi digital para mahasiswa
Senin, 18 Oktober 2021 10:22 WIB
Ilustrasi (Pexel)
Jakarta (ANTARA) - PT IndoSterling Technomedia Tbk (TECH), anak usaha dari IndoSterling Group menghadirkan program inkubasi bertajuk #hasTECH yang membekali para mahasiswa agar memiliki daya saing serta nilai jual saat memasuki ekosistem ekonomi digital.
Direktur Utama PT IndoSterling Technomedia Tbk, Billy Andrian, mengatakan program kolaborasi #hasTECH akan melengkapi teori keilmuan yang didapat mahasiswa di dalam kelas.
"Dengan pengetahuan pragmatis dan skill set yang dibutuhkan industri atau lapangan kerja," kata Billy dalam siaran pers pada Senin.
Dalam merespon tantangan era Industri 4.0 dan Society 5.0, Billy mengatakan, diperlukan kemampuan yang bersifat aplikatif serta mampu memanfaatkan kemajuan dari teknologi digital. Hadirnya #hasTECH, kata dia, menjadi implementasi dari Program Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan , Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
"Wujud kongkretnya TECH memberikan ruang kolaborasi dengan berbagai universitas untuk menyiapkan lulusan siap kerja. Di sini TECH juga dapat menjadi partner dan mentor lewat ruang inkubator untuk universitas kolaborator. Kami dapat membantu mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneur agar ide dan bisnis model mereka potensial dan bernilai di mata investor,” kata Billy.
Billy mengatakan perguruan tinggi yang sudah menjadi kolaborator pertama #hasTECH adalah Institut Teknologi DEL (ITD) di Sumatra Utara.
"Setelah ITD #hasTECH, akan segera menyusul, kolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi lainnya. Kami mendukung ITD yang memiliki misi menjadi center of excellence dalam pemanfaatan teknologi untuk kemajuan bangsa. TECH ingin menjadi bagian dalam penyelenggaraan dan pengembangan proses pendidikan yang unggul dan berkelanjutan, serta bermanfaat bagi masyarakat," kata Billy.
Sebelum program #hasTECH, komitmen TECH dalam mendukung Pendidikan Tinggi di Indonesia diwujudkan dengan kolaborasi antara EduFecta - sebuah platform e-learning inovasi dari anak usaha TECH - dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).
“#hasTECH akan mendampingi civitas akademika sebagai future leaders and future decision makers di Indonesia, siap menyambut tantangan laju perkembangan digital industry and society, yang semakin pesat,” kata Billy.
Direktur Utama PT IndoSterling Technomedia Tbk, Billy Andrian, mengatakan program kolaborasi #hasTECH akan melengkapi teori keilmuan yang didapat mahasiswa di dalam kelas.
"Dengan pengetahuan pragmatis dan skill set yang dibutuhkan industri atau lapangan kerja," kata Billy dalam siaran pers pada Senin.
Dalam merespon tantangan era Industri 4.0 dan Society 5.0, Billy mengatakan, diperlukan kemampuan yang bersifat aplikatif serta mampu memanfaatkan kemajuan dari teknologi digital. Hadirnya #hasTECH, kata dia, menjadi implementasi dari Program Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan , Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
"Wujud kongkretnya TECH memberikan ruang kolaborasi dengan berbagai universitas untuk menyiapkan lulusan siap kerja. Di sini TECH juga dapat menjadi partner dan mentor lewat ruang inkubator untuk universitas kolaborator. Kami dapat membantu mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneur agar ide dan bisnis model mereka potensial dan bernilai di mata investor,” kata Billy.
Billy mengatakan perguruan tinggi yang sudah menjadi kolaborator pertama #hasTECH adalah Institut Teknologi DEL (ITD) di Sumatra Utara.
"Setelah ITD #hasTECH, akan segera menyusul, kolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi lainnya. Kami mendukung ITD yang memiliki misi menjadi center of excellence dalam pemanfaatan teknologi untuk kemajuan bangsa. TECH ingin menjadi bagian dalam penyelenggaraan dan pengembangan proses pendidikan yang unggul dan berkelanjutan, serta bermanfaat bagi masyarakat," kata Billy.
Sebelum program #hasTECH, komitmen TECH dalam mendukung Pendidikan Tinggi di Indonesia diwujudkan dengan kolaborasi antara EduFecta - sebuah platform e-learning inovasi dari anak usaha TECH - dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).
“#hasTECH akan mendampingi civitas akademika sebagai future leaders and future decision makers di Indonesia, siap menyambut tantangan laju perkembangan digital industry and society, yang semakin pesat,” kata Billy.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Startup Sumsel dukung NFT konservasi harimau di platform Sweet Economy
27 October 2022 12:01 WIB, 2022
Pendiri perusahaan rintisan diingatkan waspadai "bubble burst" akibat suku bunga naik
24 June 2022 10:16 WIB, 2022
Perusahaan rintisan jadi pelanggan kedua terbanyak pakai "chatbot" Kata.ai
22 June 2022 14:32 WIB, 2022
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB