JBI programkan pembuatan lahan buatan di 30 desa di Sumsel
Selasa, 15 Juni 2021 9:25 WIB
JBI OKU menanam bibit tanaman produktif di lahan Demplot, Selasa. (ANTARA/Edo Purmana/21)
Baturaja (ANTARA) - Lembaga Lingkungan Hidup Jejak Bumi Indonesia (JBI) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memprogramkan pembuatan demplot atau lahan buatan di 30 desa di Sumsel guna mengembalikan fungsi kawasan lingkungan hutan tetap lestari.
Pendiri Jejak Bumi Indonesia Ogan Komering Ulu (OKU) Hendra Setyawan di Baturaja, Selasa mengungkapkan, pembuatan demplot ini dilakukan di kawasan hutan wilayah Desa Sundan, Desa Mendingin, Desa Tanjung Sari Kabupaten OKU dengan luas lahan sekitar 2-5 hektare (Ha).
Demplot lahan buatan ini juga dilakukan di beberapa desa kabupaten meliputi Kabupaten OKU Selatan, OKU Timur, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas, Ogan Ilir, OKI dan Kota Pagar Alam.
"Per demplot akan ditanami 2.000 bibit pohon unggul dan produktif plasma nutfah lokal Sumsel bantuan dari JBI," katanya.
Baca juga: JBI OKU peringati Hari Lingkungan Hidup dengan menanam pohon
Baca juga: JBI dorong Pemerintah OKU Selatan siapkan area konservasi gajah
Adapaun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengembalikan fungsi kawasan hutan dari monokultur menjadi tanaman pengkayaan yang diminati masyarakat agar dapat dirasakan manfaat sosial dan ekonominya sehingga hasil penanaman bisa meningkatkan kesejahteraan petani yang berada di kawasan hutan lindung.
Selain itu, kata dia, program demplot ini juga ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap fungsi dan manfaat hutan agar dapat dilestarikan dan tetap hijau.
Kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan pengelolaan dari hulu sampai hilir dengan pembuatan produk serta pasar.
"Program ini juga salah satu kegiatan dalam rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-dunia," katanya.
Ia menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-dunia tahun ini JBI OKU juga melaksanakan program agroforestry terpadu meliputi penanaman pohon unggul produktif plasma nutfah lokal Sumsel, tanaman obat, pupuk organik, perikanan, peternakan, rempah dan ekowisata.
Adapun pohon produktif unggul berkualitas yang ditanam tersebut antara lain yaitu jenis alpukat, durian, nangka, dan pinang wangi.
“Selain menanam pohon produktif di sana juga kami membuat tempat kolam ikan, peternakan kambing dan sapi serta membudidayakan madu kelulut," ujarnya.
Baca juga: JBI tanam 100.000 bibit pohon di sembilan kabupaten/kota di Sumsel
Pendiri Jejak Bumi Indonesia Ogan Komering Ulu (OKU) Hendra Setyawan di Baturaja, Selasa mengungkapkan, pembuatan demplot ini dilakukan di kawasan hutan wilayah Desa Sundan, Desa Mendingin, Desa Tanjung Sari Kabupaten OKU dengan luas lahan sekitar 2-5 hektare (Ha).
Demplot lahan buatan ini juga dilakukan di beberapa desa kabupaten meliputi Kabupaten OKU Selatan, OKU Timur, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas, Ogan Ilir, OKI dan Kota Pagar Alam.
"Per demplot akan ditanami 2.000 bibit pohon unggul dan produktif plasma nutfah lokal Sumsel bantuan dari JBI," katanya.
Baca juga: JBI OKU peringati Hari Lingkungan Hidup dengan menanam pohon
Baca juga: JBI dorong Pemerintah OKU Selatan siapkan area konservasi gajah
Adapaun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengembalikan fungsi kawasan hutan dari monokultur menjadi tanaman pengkayaan yang diminati masyarakat agar dapat dirasakan manfaat sosial dan ekonominya sehingga hasil penanaman bisa meningkatkan kesejahteraan petani yang berada di kawasan hutan lindung.
Selain itu, kata dia, program demplot ini juga ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap fungsi dan manfaat hutan agar dapat dilestarikan dan tetap hijau.
Kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan pengelolaan dari hulu sampai hilir dengan pembuatan produk serta pasar.
"Program ini juga salah satu kegiatan dalam rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-dunia," katanya.
Ia menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-dunia tahun ini JBI OKU juga melaksanakan program agroforestry terpadu meliputi penanaman pohon unggul produktif plasma nutfah lokal Sumsel, tanaman obat, pupuk organik, perikanan, peternakan, rempah dan ekowisata.
Adapun pohon produktif unggul berkualitas yang ditanam tersebut antara lain yaitu jenis alpukat, durian, nangka, dan pinang wangi.
“Selain menanam pohon produktif di sana juga kami membuat tempat kolam ikan, peternakan kambing dan sapi serta membudidayakan madu kelulut," ujarnya.
Baca juga: JBI tanam 100.000 bibit pohon di sembilan kabupaten/kota di Sumsel
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabupaten Ogan Komering Ulu panen raya jagung di demplot seluas 1,5 hektare
13 December 2022 9:39 WIB, 2022
Kabupaten Banyuasin buat demplot budi daya ikan dan mina padi gandeng peneliti Icraf
20 April 2022 20:47 WIB, 2022
Di Sumsel BRG kembangkan demplot tanpa bakar cegah kerusakan dan karhutla
25 April 2020 16:26 WIB, 2020
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB