Palembang kebut pembebasan lahan jalan layang Simpang Sekip
Jumat, 26 Februari 2021 9:05 WIB
Ilustrasi- Kemacetan parah. (ANTARA)
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan proyek strategis nasional jembatan layang (fly over) Simpang Sekip karena pengerjaan fisik dari Kementrian PUPR sudah siap dilaksanakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa, Kamis, mengatakan sosialisasi pembebasan 101 persil sudah berjalan hampir 70 persen dan pihaknya menargetkan seluruh persil clear pada Maret 2021.
"Tanggal 3-4 Maret harus clear soal administrasi dan sosialisasinya, karena pihak balai jalan ingin secepatnya clear," ujarnya.
Dari 101 persil tersebut baru lahan dan bangunan Kantor Camat Kemuning yang telah dirobohkan (clean and clear), sedangkan sisanya meliputi rumah warga serta ruko-ruko sebagian baru clear untuk dibebaskan.
Anggaran pembebasan lahan menggunakan APBD Provinsi Sumsel sebesar Rp56 Miliar dan APBD Pemkot Palembang Rp24 miliar, menurut Dewa belum ditemukan hambatan teknis dalam pembebasan lahan tersebut.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Harrey Hadi menambahkan proses pembebasan lahan dilakukan secara persuasif melibatkan berbagai pihak.
"Kami sampaikan kepada warga besarnya manfaat pembangunan Fly over Simpang Sekip yang akan mengurai kemacetan, tapi prakteknya memang tidak mudah sehingga terus kami upayakan," kata dia.
Pihaknya juga memastikan besaran kompensasi yang diterima masing-masing persil terdampak sudah sesuai berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
"Jika semua lahan sudah clean and clear maka dana sebesar Rp250 miliar dari APBN dapat dikucurkan sehingga pengerjaan fisik bisa dilaksanakan BBPJN V Sumsel, karena itu kami mohon dukungan semua pihak," ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa, Kamis, mengatakan sosialisasi pembebasan 101 persil sudah berjalan hampir 70 persen dan pihaknya menargetkan seluruh persil clear pada Maret 2021.
"Tanggal 3-4 Maret harus clear soal administrasi dan sosialisasinya, karena pihak balai jalan ingin secepatnya clear," ujarnya.
Dari 101 persil tersebut baru lahan dan bangunan Kantor Camat Kemuning yang telah dirobohkan (clean and clear), sedangkan sisanya meliputi rumah warga serta ruko-ruko sebagian baru clear untuk dibebaskan.
Anggaran pembebasan lahan menggunakan APBD Provinsi Sumsel sebesar Rp56 Miliar dan APBD Pemkot Palembang Rp24 miliar, menurut Dewa belum ditemukan hambatan teknis dalam pembebasan lahan tersebut.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Harrey Hadi menambahkan proses pembebasan lahan dilakukan secara persuasif melibatkan berbagai pihak.
"Kami sampaikan kepada warga besarnya manfaat pembangunan Fly over Simpang Sekip yang akan mengurai kemacetan, tapi prakteknya memang tidak mudah sehingga terus kami upayakan," kata dia.
Pihaknya juga memastikan besaran kompensasi yang diterima masing-masing persil terdampak sudah sesuai berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
"Jika semua lahan sudah clean and clear maka dana sebesar Rp250 miliar dari APBN dapat dikucurkan sehingga pengerjaan fisik bisa dilaksanakan BBPJN V Sumsel, karena itu kami mohon dukungan semua pihak," ujarnya.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jalan layang Sekip Ujung Palembang mulai difungsionalkan pada 7 Juni 2024
06 June 2024 20:03 WIB, 2024
Proyek jalan layang Sekip Ujung Palembang ditarget rampung April 2024
11 January 2024 19:12 WIB, 2024
Komisi V DPR mendorong kelancaran pembangunan jalan layang Palembang
28 February 2023 23:02 WIB, 2023
Pengerjaan fisik Jembatan Layang Sekip Ujung Palembang baru delapan persen
18 July 2022 20:10 WIB, 2022
Jembatan Layang Sekip Ujung Palembang mulai dikerjakan, target selesai 2023
07 June 2022 16:12 WIB, 2022
Pembangunan Jalan Layang Angkatan 66 Kota Palembang tahap pembebasan lahan
09 August 2021 1:12 WIB, 2021
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Antisipasi virus Nipah, Dinkes Palembang gencarkan sosialisasi di Puskesmas
06 February 2026 16:37 WIB
Waspada! BMKG beri peringatan hujan petir di perairan Sungai Musi hari Ini
06 February 2026 13:22 WIB