Polisi selidiki dugaan pemalsuan surat "selebgram" Helena
Rabu, 10 Februari 2021 15:51 WIB
(Instagram @helenalim899)
Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Barat sedang menyelidiki kasus dugaan pemalsuan surat tentang pemilik akun dengan pengikut cukup banyak di media sosial Instagram (selebgram) Helena Lim merupakan tenaga kesehatan.
"Saat ini masih diselidiki. Saat ini baru wawancara awal," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi, di Jakarta, Rabu.
Sebelumnya, surat tersebut diduga digunakan Helena dalam unggahan Instagram Story untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa hari lalu.
Arsya mengatakan pihaknya telah memberikan surat undangan klarifikasi kepada pihak Puskesmas Kebon Jeruk dan pemilik Apotek Bumi Kebon Jeruk, yang mengeluarkan surat tersebut untuk Helena Lim.
Diharapkan, kedua pihak datang untuk klarifikasi terkait masalah tersebut sehingga Polres Jakbar mendapatkan gambaran mengenai adanya unsur tindak pidana atau tidak ada sama sekali.
Kedua pihak itu, kata Arsya, dijadwalkan melakukan klarifikasi pada Senin (15/2) pagi.
Sementara, Arsya mengatakan pihaknya tengah mempelajari adanya dugaan pemalsuan surat keterangan yang dimiliki Helena Lim.
"Ya, ini kita lagi pelajari ada atau tidaknya tindak pidana terkait dengan proses, sehingga seseorang yang diduga bukan tenaga kesehatan mendapatkan vaksin," ujar Arsya.
"Saat ini masih diselidiki. Saat ini baru wawancara awal," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi, di Jakarta, Rabu.
Sebelumnya, surat tersebut diduga digunakan Helena dalam unggahan Instagram Story untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa hari lalu.
Arsya mengatakan pihaknya telah memberikan surat undangan klarifikasi kepada pihak Puskesmas Kebon Jeruk dan pemilik Apotek Bumi Kebon Jeruk, yang mengeluarkan surat tersebut untuk Helena Lim.
Diharapkan, kedua pihak datang untuk klarifikasi terkait masalah tersebut sehingga Polres Jakbar mendapatkan gambaran mengenai adanya unsur tindak pidana atau tidak ada sama sekali.
Kedua pihak itu, kata Arsya, dijadwalkan melakukan klarifikasi pada Senin (15/2) pagi.
Sementara, Arsya mengatakan pihaknya tengah mempelajari adanya dugaan pemalsuan surat keterangan yang dimiliki Helena Lim.
"Ya, ini kita lagi pelajari ada atau tidaknya tindak pidana terkait dengan proses, sehingga seseorang yang diduga bukan tenaga kesehatan mendapatkan vaksin," ujar Arsya.
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korupsi timah, MA: Pengembalian aset Helena Lim karena tak terkait kejahatan
03 January 2025 14:23 WIB, 2025
Kejagung geledah rumah Harvey Moeis suami Sandra Dewi terkait korupsi timah
01 April 2024 15:37 WIB, 2024
Pengacara Alvin Lim bebas murni setelah mendapatkan remisi Natal 2023
25 December 2023 19:54 WIB, 2023
Bareskrim tegaskan penetapan Alvin Lim sebagai tersangka sesuai aturan
30 August 2023 15:28 WIB, 2023
Ganda putri Meilysa/Rachel tumbangkan Hoo/Lim di babak pertama Indonesia Open 2023
13 June 2023 15:58 WIB, 2023
Persaja DKI laporkan Alvin Lim ke polisi atas kasus ujaran kebencian
21 September 2022 9:07 WIB, 2022
Kejaksaan Agung lakukan eksaminasi khusus perkara KDRT terdakwa Valencya
16 November 2021 1:49 WIB, 2021