Kota Palembang ditetapkan zona merah COVID-19, positif 30 kasus
Jumat, 17 April 2020 20:08 WIB
Arsip - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID -19 Sumsel, dr Zen Ahmad (ANTARA/Aziz Munajar/20)
Palembang (ANTARA) - Kota Palembang ditetapkan menjadi zona merah COVID-19 setelah adanya penambahan 15 kasus positif corona dengan transimisi lokal pada 17 April 2020, sehingga kini total menjadi 30 kasus di wilayah tersebut.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel dr Zen Ahmad, Jumat, mengatakan status zona merah menjadi otomatis setelah melihat kenaikkan kasus yang cukup signifikan dengan penularannya berasal dari kasus sebelumnya.
"Maka kami mengatakan Palembang sudah berada di zona merah COVID-19," ujar dr Zen Ahmad dalam keterangan resminya di Palembang.
Kasus positif COVID-19 di Kota Palembang sebelumnya berjumlah sembilan kasus pada 15 April, lalu naik menjadi 15 kasus pada 16 April, kemudian naik cukup signifikan menjadi 30 kasus pada 17 April 2020.
Menurut dia, dari 15 kasus lokal baru itu tertular dari kasus awal di Palembang meski ia tidak merinci nomor kasus, namun mayoritas kasus baru tersebut tidak memiliki gejala sehingga mengisolasi mandiri.
Baca juga: Positif COVID-19 di Sumsel jadi 54 orang, Kabupaten Banyuasin kasus pertama
Baca juga: Ditetapkan zona merah, Pemkot Palembang bahas persiapan kemungkinan PSBB
Selain Kota Palembang, Kota Prabumulih juga menjadi zona merah yang saat ini memiliki 11 kasus positif COVID-19.
Ditetapkannya Kota Palembang menjadi zona merah berdampak cukup banyak pada sektor kesehatan masyarakat. Saat ini jika seorang warga mengalami satu gejala COVID-19 maka ia akan dimasukkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP).
Sedangkan jika seorang warga mengalami dua gejala seperti batuk-demam atau batuk-sesak napas maka ia dapat termasuk sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).
"Dulu untuk mengatakan ODP atau PDP harus dilihat dulu riwayat perjalanannya, tetapi sekarang cukup ada gejala saja, inilah dampak Palembang sudah ada transmisi lokal," tambahnya.
Ia meminta masyarakat Kota Palembang tetap tenang meski berada di zona merah. Menurutnya, tidak ada pilihan yang lebih baik saat ini kecuali bertahan di rumah jika tidak memiliki kegiatan terlalu penting di luar rumah.
"Selalu gunakan masker, tetap di rumah dan jangan dulu kongkow-kongkow," katanya menegaskan.
"Ada orang tanpa gejala (OTG) merasa dirinya sehat-sehat padahal sudah terinfeksi, tapi dia ke mana-mana dan menularkan COVID-19 ke orang lain, inilah yang membahayakan," ujar dia.
Sementara kasus positif di Sumsel hingga 17 April 2020 berjumlah 54 kasus, tiga orangan telah meninggal dunia dan empat dinyatakan sembuh.
Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Sumsel terus bertambah menjadi 54 orang, Banyuasin kasus pertama
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel dr Zen Ahmad, Jumat, mengatakan status zona merah menjadi otomatis setelah melihat kenaikkan kasus yang cukup signifikan dengan penularannya berasal dari kasus sebelumnya.
"Maka kami mengatakan Palembang sudah berada di zona merah COVID-19," ujar dr Zen Ahmad dalam keterangan resminya di Palembang.
Kasus positif COVID-19 di Kota Palembang sebelumnya berjumlah sembilan kasus pada 15 April, lalu naik menjadi 15 kasus pada 16 April, kemudian naik cukup signifikan menjadi 30 kasus pada 17 April 2020.
Menurut dia, dari 15 kasus lokal baru itu tertular dari kasus awal di Palembang meski ia tidak merinci nomor kasus, namun mayoritas kasus baru tersebut tidak memiliki gejala sehingga mengisolasi mandiri.
Baca juga: Positif COVID-19 di Sumsel jadi 54 orang, Kabupaten Banyuasin kasus pertama
Baca juga: Ditetapkan zona merah, Pemkot Palembang bahas persiapan kemungkinan PSBB
Selain Kota Palembang, Kota Prabumulih juga menjadi zona merah yang saat ini memiliki 11 kasus positif COVID-19.
Ditetapkannya Kota Palembang menjadi zona merah berdampak cukup banyak pada sektor kesehatan masyarakat. Saat ini jika seorang warga mengalami satu gejala COVID-19 maka ia akan dimasukkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP).
Sedangkan jika seorang warga mengalami dua gejala seperti batuk-demam atau batuk-sesak napas maka ia dapat termasuk sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).
"Dulu untuk mengatakan ODP atau PDP harus dilihat dulu riwayat perjalanannya, tetapi sekarang cukup ada gejala saja, inilah dampak Palembang sudah ada transmisi lokal," tambahnya.
Ia meminta masyarakat Kota Palembang tetap tenang meski berada di zona merah. Menurutnya, tidak ada pilihan yang lebih baik saat ini kecuali bertahan di rumah jika tidak memiliki kegiatan terlalu penting di luar rumah.
"Selalu gunakan masker, tetap di rumah dan jangan dulu kongkow-kongkow," katanya menegaskan.
"Ada orang tanpa gejala (OTG) merasa dirinya sehat-sehat padahal sudah terinfeksi, tapi dia ke mana-mana dan menularkan COVID-19 ke orang lain, inilah yang membahayakan," ujar dia.
Sementara kasus positif di Sumsel hingga 17 April 2020 berjumlah 54 kasus, tiga orangan telah meninggal dunia dan empat dinyatakan sembuh.
Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Sumsel terus bertambah menjadi 54 orang, Banyuasin kasus pertama
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina EP Zona 4 tetap beroperasi penuh saat libur Lebaran 2026 demi ketahanan nasional
20 March 2026 11:22 WIB
PEP Adera Field temukan sumur minyak baru di PALI berpotensi 505 barel minyak per hari
20 March 2026 11:16 WIB
Pertamina Hulu Rokan Zona 4 ajak 20 anak yatim Prabumulih belanja baju Lebaran
18 March 2026 15:36 WIB
Pertamina Hulu Rokan Zona 4 salurkan bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Sumsel
09 March 2026 21:10 WIB
Produksi Minyak PEP Limau Field melejit 5.102 BOPD, perkuat pasokan energi nasional
06 March 2026 11:33 WIB
Semen Padang vs PSIM Yogyakarta berakhir 0-0, Kabau Sirah gagal keluar dari zona degradasi
05 March 2026 5:16 WIB
Lampaui 1.050 hari tanpa kecelakaan kerja, Pertamina EP Zona 4 perkuat budaya keselamatan kerja
25 February 2026 11:04 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
Peringati Bulan K3, Pertamina EP Zona 4 tegaskan komitmen jaga keselamatan kerja
29 January 2026 10:00 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Arus balik Lebaran 2026: Pelayanan Pelabuhan Tanjung Api-Api lancar, 17 kapal disiagakan
25 March 2026 18:58 WIB
Prakiraan cuaca Palembang Senin 23 Maret 2026: berpotensi hujan ringan hingga sedang
23 March 2026 10:29 WIB
BMKG prakirakan Palembang dan mayoritas kota besar di Indonesia berawan-hujan ringan
23 March 2026 7:56 WIB