Logo Header Antaranews Sumsel

Sebanyak 711 pemudik berangkat ke Bangka melalui Pelabuhan Boom Baru

Rabu, 25 Maret 2026 21:35 WIB
Image Print
Penumpang Kapal Express Bahari tiba di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Edo Purmana

Palembang (ANTARA) - Sebanyak 711 pemudik berangkat dari Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan, ke Kepulauan Bangka Belitung menggunakan Kapal Cepat Express Bahari pada saat arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah pada 23-25 Maret 2026.

Junior Manager Komersial PT Pelindo Regional 2 Palembang, Irtanto Armawan, Rabu, mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak H+1 Idul Fitri pada Senin (23/3). Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan hari normal yang hanya berkisar 100-150 orang per hari.

"Pada H+1, tercatat sebanyak 220 penumpang berangkat dari Pelabuhan Boom Baru Palembang menuju Pelabuhan Muntok, Kepulauan Bangka Belitung," kata Irtanto.

Ia menambahkan, pada hari yang sama terdapat 149 penumpang dari Pulau Bangka yang tiba di Pelabuhan Boom Baru. Selanjutnya, pada H+2, jumlah keberangkatan penumpang meningkat menjadi 248 orang, sedangkan angka kedatangan tercatat sebanyak 136 orang.

"Untuk hari ini, yang merupakan puncak arus balik, tercatat sebanyak 243 penumpang berangkat ke Pulau Bangka. Sementara itu, data kedatangan masih dalam proses pendataan," ujarnya.

Irtanto menjelaskan bahwa Kapal Express Bahari biasanya hanya beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat. Namun, guna mengantisipasi lonjakan pemudik sejak H-8 Idul Fitri, jadwal keberangkatan ditambah menjadi setiap hari, mulai 13 hingga 31 Maret 2026. Kapal hanya berhenti beroperasi pada hari pertama dan kedua Idul Fitri.

"Alhamdulillah, selama arus mudik dan balik Idul Fitri di Pelabuhan Boom Baru berjalan aman dan lancar," ujar Irtanto.

Sementara itu, Rudi, salah seorang penumpang, mengaku memilih kembali ke daerah asal hari ini untuk mulai bekerja setelah menghabiskan libur lebaran di rumah orang tuanya di Palembang.

"Hari ini saya kembali ke Bangka karena harus bekerja. Saya juga mengajak adik saya untuk merantau dan mencari pekerjaan di sana," ujar Rudi.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026