Logo Header Antaranews Sumsel

Pertamina EP Zona 4 targetkan produksi minyak 30.305 BOPD pada 2026

Kamis, 12 Maret 2026 14:43 WIB
Image Print
Kegiatan eksplorasi di Pertamina EP Zona 4. (ANTARA/HO/PHR4)

Palembang (ANTARA) - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menargetkan peningkatan produksi minyak pada kisaran 30.305 BOPD barel per hari (BOPD) dan produksi gas sekitar 485,07 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 2026.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto di Prabumulih, Kamis, mengatakan PEP Zona 4 sudah menyiapkan strategi untuk mencapai target tersebut dengan fokus utama diarahkan pada optimalisasi lapangan eksisting.

"Kami melakukan penguatan program development drilling, integrasi subsurface–surface, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk meningkatkan keekonomian lapangan," kata Djudjuwanto.

PEP Zona 4 mendorong peningkatan produksi melalui praktik operasi berkelanjutan demi mendukung ketahanan energi nasional.

Pada 2026, PEP Zona 4 akan melanjutkan pengeboran infill, interfield, dan step-out secara selektif, didukung pemutakhiran model geologi dan reservoir berbasis data seismik 2D dan 3D, termasuk passive seismic.

Selain itu, perusahaan menyiapkan program rejuvenasi lapangan mature, optimalisasi fasilitas produksi, serta penerapan teknologi untuk menekan penurunan alamiah produksi (natural decline).

Pondasi Kinerja 2026

Target peningkatan produksi migas dipasang untuk menjaga momentum setelah catatan kinerja positif sepanjang 2025. PEP Zona 4 mencatat produksi minyak 27.643 BOPD dan gas 530,9 MMSCFD.

Pekerja Pertamina EP Adera Field melakukan pengecekan operasional pengeboran Sumur BNG-070 menggunakan rig PDSI #41.3/N110N0U-E kapasitas 1500HP milik Pertamina Drilling di cluster Benuang, Field Adera, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, Rabu (8/10/2025). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.


Sepanjang 2025, PEP dan PHE Zona 4 mencatatkan lonjakan signifikan produksi minyak hasil development drilling, dari 385 barel per hari pada 2019 menjadi 3.874 barel per hari.

Kemudian, produksi gas dari program yang sama juga meningkat tajam, dari 0,34 MMSCFD menjadi 12,21 MMSCFD, atau sekitar 40 kali lipat, seiring peningkatan realisasi pengeboran dari 9 rencana kerja pada 2019 menjadi 69 rencana kerja pada 2025.

Kinerja ini mengantarkan PEP dan PHE Zona 4 meraih penghargaan “Best Production Performance Award – Infill and Step-Out Drilling 2025” dari SKK Migas, menegaskan konsistensi kontribusi perusahaan terhadap peningkatan produksi migas nasional.

PEP Zona 4 juga agresif menjalankan program kerja dengan realisasi pengeboran 69 sumur, 51 workover (WO), serta 1.049 pekerjaan well intervention/well service (WI/WS) pada 2025. Seluruh aktvitas tersebut dilaksanakan dengan pengelolaan risiko yang ketat.

Dari sisi keselamatan, PEP Zona 4 mencatat lebih dari 1.050 hari Zero LTI (Lost Time Injury) hingga akhir Januari 2026 serta akumulasi 84.886.219 safe manhours per 31 Desember 2025. Kinerja keselamatan ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasi di seluruh wilayah PEP Zona 4.

"Pencapaian ini adalah buah kerja keras seluruh insan PHR Zona 4. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar kinerja positif bisa dijaga secara berkelanjutan," ucap Djudjuwanto.

PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. (***)



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026