Jack Ma kirim peralatan medis ke Rusia perangi corona
Rabu, 25 Maret 2020 20:53 WIB
Pendiri dan Pemimpin Alibaba Jack Ma menyampaikan pidatonya di acara Paris high profile startups and high tech leaders gathering, Viva Tech di Paris, Prancis, Kamis (16/5/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Charles Platiau/wsj.
Moskow (ANTARA) - Alibaba beserta pendiri yayasan raksasa perdagangan online China itu, Jack Ma, pada Rabu mengatakan telah mengirimkan berbagai peralatan medis, termasuk masker dan alat uji virus corona, ke Rusia untuk membantu memerangi wabah COVID-19.
Rusia sejauh ini melaporkan 658 kasus orang mengidap virus corona. Satu orang yang dinyatakan positif mengidap COVID-19 meninggal.
Rusia juga sudah membatalkan banyak penerbangan dari dan ke negara itu.
Alibaba Foundation dan Jack Ma Foundation mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka telah mengirimkan alat tes virus corona, masker medis dan perlengkapan perlindungan lainnya ke Rusia. Peralatan itu diangkut dengan sebuah pesawat sewaan dari China.
Namun, mereka tidak menyebutkan berapa banyak peralatan medis yang sudah diterbangkan ke Rusia.
Pemerintah Rusia pada awal Maret menghentikan sementara ekspor masker operasi serta peralatan medis, termasuk perban dan baju pelindung kimia sekali-pakai, sebagai bagian dari upaya untuk menghadang penyebaran virus corona di negara tersebut.
Sumber: Reuters
Rusia sejauh ini melaporkan 658 kasus orang mengidap virus corona. Satu orang yang dinyatakan positif mengidap COVID-19 meninggal.
Rusia juga sudah membatalkan banyak penerbangan dari dan ke negara itu.
Alibaba Foundation dan Jack Ma Foundation mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka telah mengirimkan alat tes virus corona, masker medis dan perlengkapan perlindungan lainnya ke Rusia. Peralatan itu diangkut dengan sebuah pesawat sewaan dari China.
Namun, mereka tidak menyebutkan berapa banyak peralatan medis yang sudah diterbangkan ke Rusia.
Pemerintah Rusia pada awal Maret menghentikan sementara ekspor masker operasi serta peralatan medis, termasuk perban dan baju pelindung kimia sekali-pakai, sebagai bagian dari upaya untuk menghadang penyebaran virus corona di negara tersebut.
Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
984 orang tenaga kesehatandi Kabupaten OKU sudah divaksin COVID-19 booster kedua
15 October 2022 20:11 WIB, 2022
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB