Evakuasi jasad dua pendaki di Gunung Dempo libatkan 100 personel
Selasa, 5 November 2019 16:06 WIB
Tim gabungan berupaya mengevakuasi dua jasad pendaki asal Jambi di Gunung Dempo Pagaralam. (ANTARA/Aziz Munajar/19)
Palembang (ANTARA) - Proses evakuasi jasad dua pendaki asal Jambi yang ditemukan tewas di bibir kawah Gunung Dempo, Pagaralam selama 15 hari melibatkan 100 lebih personel gabungan.
Humas Basarnas Kota Palembang, Topan, Selasa, mengatakan, jasad keduanya, yakni M. Fikri Sahdilah (19) dan Jumadi (26) berhasil dievakuasi pada dua waktu berbeda.
"Tim evakuasi gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, Wanadri, Tagana, BPBD, FORPA dan relawan berhasil membawa keduanya dari kawah Gunung Dempo, jasad terakhir dievakuasi Senin malam (4/11)," ujar Topan.
Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) berhasil menemukan dua jenazah yang diduga pendaki asal Jambi tiga hari pascaoperasi pencarian SAR ditutup.
Kedua jasad pendaki ditemukan di kawah arah timur Gunung Dempo sejauh 300 meter dari puncak gunung, jasad pertama ditemukan pada Sabtu (2/11) pukul 17.30 WIB, tim kembali menemukan satu jasad kedua tidak jauh dari lokasi pada Minggu (3/11), namun jasad pertama dievakuasi terlebih dahulu.
Proses evakuasi cukup menyulitkan karena curamnya jurang kawah, keduanya dapat dipastikan merupakan dua pendaki asal Jambi setelah ciri-ciri fisik dan barang dikonfirmasi oleh pihak keluarga.
Sementara Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, pihak keluarga tidak bersedia kedua jasad diotopsi karena sudah memastikan keabsahan identitas keduanya.
"Tapi kami tetap akan menginvestigasi penyebab keduanya tewas," tambah AKBP Dolly Gumara.
Humas Basarnas Kota Palembang, Topan, Selasa, mengatakan, jasad keduanya, yakni M. Fikri Sahdilah (19) dan Jumadi (26) berhasil dievakuasi pada dua waktu berbeda.
"Tim evakuasi gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, Wanadri, Tagana, BPBD, FORPA dan relawan berhasil membawa keduanya dari kawah Gunung Dempo, jasad terakhir dievakuasi Senin malam (4/11)," ujar Topan.
Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) berhasil menemukan dua jenazah yang diduga pendaki asal Jambi tiga hari pascaoperasi pencarian SAR ditutup.
Kedua jasad pendaki ditemukan di kawah arah timur Gunung Dempo sejauh 300 meter dari puncak gunung, jasad pertama ditemukan pada Sabtu (2/11) pukul 17.30 WIB, tim kembali menemukan satu jasad kedua tidak jauh dari lokasi pada Minggu (3/11), namun jasad pertama dievakuasi terlebih dahulu.
Proses evakuasi cukup menyulitkan karena curamnya jurang kawah, keduanya dapat dipastikan merupakan dua pendaki asal Jambi setelah ciri-ciri fisik dan barang dikonfirmasi oleh pihak keluarga.
Sementara Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, pihak keluarga tidak bersedia kedua jasad diotopsi karena sudah memastikan keabsahan identitas keduanya.
"Tapi kami tetap akan menginvestigasi penyebab keduanya tewas," tambah AKBP Dolly Gumara.
Pewarta : Aziz Munajar
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aktivitas pendakian Gunung Dempo berjalan normal, dalam status siaga bencana banjir dan longsor
13 December 2025 8:21 WIB
Jalur pendakian Gunung Dempo ramai selama libur Waisak, sejak resmi dibuka 1 Mei
14 May 2025 11:05 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Jalan penghubung antardesa Sosoh Buay Rayap di OKU nyaris putus akibat longsor
02 April 2026 21:56 WIB
Berdayakan ekonomi inklusif, Kemensos beri modal usaha bagi disabilitas di OKU
01 April 2026 20:45 WIB
Pemkab OKU Selatan dirikan dapur umum untuk korban banjir di Desa Simpang Sender
01 April 2026 20:43 WIB
Polres beri bantuan perlengkapan sekolah korban kebakaran di Pemulutan Ogan Ilir
01 April 2026 19:33 WIB