China isyaratkan tak izinkan pernikahan sesama jenis
Kamis, 30 Mei 2019 10:15 WIB
Pemerintah China mengisyaratkan pada Rabu pihaknya tidak akan mengikuti contoh Taiwan mengenai pernikahan sesama jenis setelah praktek pertama yang dilegalkan di Asia tersebut disambut para pegiat sebagai revolusi sosial bagi kawasan itu..
Beijing (ANTARA) - Pemerintah China mengisyaratkan pada Rabu pihaknya tidak akan mengikuti contoh Taiwan mengenai pernikahan sesama jenis setelah praktek pertama yang dilegalkan di Asia tersebut disambut para pegiat sebagai revolusi sosial bagi kawasan itu.
Parlemen Taiwan mengesahkan rancangan undang-undang bulan ini yang mengesahkan pernikahan sejenis. Lebih dari 360 pasangan sejenis menikah pada Jumat setelah perdebatan sengit selama bertahun-tahun mengenai kesetaraan pernikahan yang telah membagi pulau yang diperintah sendiri dan demokratis itu.
China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, memiliki orang-orang gay di kota-kota besar, tetapi sedikit isyarat bahwa Partai Komunis yang memerintah akan melegalkan pernikahan sesama jenis kendati para pegiat mendorongnya.
Dalam taklimat mingguan, An Fenshan, juru bicara Kantor Urusan Taiwan yang membuat kebijakan China, mengatakan mereka memiliki "laporan-laporan mengenai pulau itu" mengenai pernikahan sesama jenis.
"Daratan punya sistem pernikahan satu pria, satu wanita," kata dia, tanpa memberikan penjelasan lebih jauh.
Para pembuat undang-undang secara pribadi mengusulkan legislasi beberapa tahun belakang dalam pertemuan tahunan parlemen China pada Maret untuk melegalkan pernikahan sesama jenis, tanpa sukses.
Tak ada undang-undang melawan hubungan sesama jenis di China dan kendati kesadaran tentang isu-isu LGBT meningkat, komunitas itu jadi sasaran sensor China dalam beberapa bulan belakangan.
Sumber: Reuters
Parlemen Taiwan mengesahkan rancangan undang-undang bulan ini yang mengesahkan pernikahan sejenis. Lebih dari 360 pasangan sejenis menikah pada Jumat setelah perdebatan sengit selama bertahun-tahun mengenai kesetaraan pernikahan yang telah membagi pulau yang diperintah sendiri dan demokratis itu.
China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, memiliki orang-orang gay di kota-kota besar, tetapi sedikit isyarat bahwa Partai Komunis yang memerintah akan melegalkan pernikahan sesama jenis kendati para pegiat mendorongnya.
Dalam taklimat mingguan, An Fenshan, juru bicara Kantor Urusan Taiwan yang membuat kebijakan China, mengatakan mereka memiliki "laporan-laporan mengenai pulau itu" mengenai pernikahan sesama jenis.
"Daratan punya sistem pernikahan satu pria, satu wanita," kata dia, tanpa memberikan penjelasan lebih jauh.
Para pembuat undang-undang secara pribadi mengusulkan legislasi beberapa tahun belakang dalam pertemuan tahunan parlemen China pada Maret untuk melegalkan pernikahan sesama jenis, tanpa sukses.
Tak ada undang-undang melawan hubungan sesama jenis di China dan kendati kesadaran tentang isu-isu LGBT meningkat, komunitas itu jadi sasaran sensor China dalam beberapa bulan belakangan.
Sumber: Reuters
Pewarta : Mohamad Anthoni
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Program Romantis Kabupaten OKU bisa terbitkan akta perkawinan warga non Muslim gratis
17 March 2025 13:28 WIB, 2025
Kemenag luruskan informasi, KUA libur Sabtu-Minggu tapi naib tetap bertugas
13 October 2024 10:18 WIB, 2024
Kemenkumham Sumsel gelar sosialisasi kewarganegaraan bagi warga kawin campuran
27 February 2024 22:00 WIB, 2024
Marsha Timothy & Oka Antara petik banyak pelajaran di film terbarunya
09 September 2022 7:38 WIB, 2022
Kemenkumham mencatat banyak WNI hilang kewarganegaraan akibat perkawinan
18 May 2022 12:52 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB