Jalan berlumpur di Muratara capai selutut orang dewasa
Selasa, 7 Mei 2019 12:40 WIB
Jalan poros menuju Dusun IV Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga menyulitkan pengendara saat melintas, Selasa (7/5/2019). (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah /Ang/19)
Muratara, Sumsel (ANTARA) - Jalan berlumpur menuju Dusun IV Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan mencapai kedalaman setinggi lutut orang dewasa.
"Sampai sekarang belum ada perhatian pemerintah, sedangkan kami yang hampir setiap hari lewat jalan ini amat sengsara," kata pengguna jalan, Supriyadi di Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa.
Masyarakat setempat yang tinggal di Dusun IV Desa Beringin Makmur II selalu mengeluhkan akses jalan keluar masuk perkampungan mereka, karena terdapat sejumlah titik jalan berlumpur yang cukup parah.
Menurut dia, kerusakan jalan tersebut diperparah lagi oleh aktivitas kendaraan berat seperti truk pengangkut buah kelapa sawit berkapasitas tinggi, sehingga jalan tidak kuat menahan beban kendaraan.
Dia membeberkan sedikitnya ada tiga titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni sekitar 200 meter, dua kilometer dan tiga kilometer dari kantor Camat Rawas Ilir.
Dampak dari jalan rusak tersebut katanya menghambat aktifitas masyarakat yang akan keluar masuk perkampungan mereka, karena kendaraan kerap terjebak di jalan rusak parah tersebut.
"Kami berharap adanya perhatian pemerintah, supaya diperbaiki, agar tidak menyulitkan masyarakat yang akan keluar masuk dusun maupun yang ingin berangkat ke kebun," pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Beringin Makmur II, Ruslan Umara membenarkan akses jalan menuju Dusun IV Desa Beringin Makmur II mengalami kerusakan cukup parah dan menyulitkan para pelintas.
Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Muratara memberikan perhatian terhadap jalan tersebut, karena kendaraan kerap terjebak saat melintasi jalan itu.
"Kalau ada kendaraan yang terjebak terpaksa harus didorong agar terlepas dari kubangan lumpur, jangankan mobil, sepeda motor saja sering terbenam di lumpur," ujarnya.
Menurut dia, pemerintah desa sudah mengusulkan jalan tersebut kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten supaya segera diperbaiki agar bisa nyaman dilalui.
"Kami sudah mengusulkan jalan itu untuk diperbaiki, terutama saat Musrenbang tingkat desa dan kecamatan, karena jalan ini merupakan akses yang paling dekat dan sering dilewati masyarakat," katanya.
"Sampai sekarang belum ada perhatian pemerintah, sedangkan kami yang hampir setiap hari lewat jalan ini amat sengsara," kata pengguna jalan, Supriyadi di Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa.
Masyarakat setempat yang tinggal di Dusun IV Desa Beringin Makmur II selalu mengeluhkan akses jalan keluar masuk perkampungan mereka, karena terdapat sejumlah titik jalan berlumpur yang cukup parah.
Menurut dia, kerusakan jalan tersebut diperparah lagi oleh aktivitas kendaraan berat seperti truk pengangkut buah kelapa sawit berkapasitas tinggi, sehingga jalan tidak kuat menahan beban kendaraan.
Dia membeberkan sedikitnya ada tiga titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni sekitar 200 meter, dua kilometer dan tiga kilometer dari kantor Camat Rawas Ilir.
Dampak dari jalan rusak tersebut katanya menghambat aktifitas masyarakat yang akan keluar masuk perkampungan mereka, karena kendaraan kerap terjebak di jalan rusak parah tersebut.
"Kami berharap adanya perhatian pemerintah, supaya diperbaiki, agar tidak menyulitkan masyarakat yang akan keluar masuk dusun maupun yang ingin berangkat ke kebun," pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Beringin Makmur II, Ruslan Umara membenarkan akses jalan menuju Dusun IV Desa Beringin Makmur II mengalami kerusakan cukup parah dan menyulitkan para pelintas.
Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Muratara memberikan perhatian terhadap jalan tersebut, karena kendaraan kerap terjebak saat melintasi jalan itu.
"Kalau ada kendaraan yang terjebak terpaksa harus didorong agar terlepas dari kubangan lumpur, jangankan mobil, sepeda motor saja sering terbenam di lumpur," ujarnya.
Menurut dia, pemerintah desa sudah mengusulkan jalan tersebut kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten supaya segera diperbaiki agar bisa nyaman dilalui.
"Kami sudah mengusulkan jalan itu untuk diperbaiki, terutama saat Musrenbang tingkat desa dan kecamatan, karena jalan ini merupakan akses yang paling dekat dan sering dilewati masyarakat," katanya.
Pewarta : Rahmat Aizullah
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PDAM bersihkan lumpur pipa saluran air, distribusi ke pelanggan terganggu
07 March 2018 22:40 WIB, 2018
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB