Peserta berkebutuhan khusus peroleh pendampingan UTBK di Unja
Sabtu, 13 April 2019 19:06 WIB
ARsip- Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 di Universitas. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.
Jambi (ANTARA) - Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang berlangsung di Laboratorium LPTIK I Universitas Jambi (Unja) mendapat pendampingan khusus dari panitia lokal setempat sehingga mampu mengikuti kegiatan ujian itu hingga tuntas, Sabtu (23/4).
Secara umum pelaksanaan UTBK yang diselenggarakan Universitas Jambi di tiga titik di Kampus Unja dan sepuluh titik di SMA dan SMK di Kota Jambi berlangsung lancar.
"Secara keseluruhan hari pertama pelaksanaan UTBK di Unja dan di sepuluh titik lokasi SMA dan SMK berlangsung lancar tanpa kendala. Seorang peserta berkebutuhan khusus juga mendapat pendampingan saat mengikuti ujian di LPTIK Unja di Kampus Mendalo," kata Kepala Humas Universitas Jambi Akbar Kurnia Putra.
Ia menyebutkan, peserta itu satu-satunya peserta UTBK yang berkebutuhan khusus. Yang bersangkutan mengalami gangguan penglihatannya sehingga tidak bisa membaca soal, sehingga dilakukan pendampingan.
"Ia bisa menyelesaikan ujian hari ini dengan bantuan pendamping yang membantu membacakannya, kita fasilitasi yang bersangkutan sehingga tidak ada kendala baginya dalam UTBK ini," kata Akbar.
Ia menyebutkan, peserta UTBK sebanyak 15.808 peserta. Peserta yang mengikuti UTBK tersebut terbagi menjadi dua gelombang. Untuk ujian pada gelombang pertama kata dia, jumlah peserta yang mengikuti UTBK sebanyak 9.042 peserta. Sementara pada gelombang kedua, jumlah peserta yang akan mengikuti UTBK sebanyak 6.766 peserta.
Dalam pelaksanaan tes dibagi menjadi kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi). Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
Sementara itu Rektor Universitas Jambi Prof H Johni Najwan SH MH Ph.D melakukan pemantauan langsung pelaksanaan UTBK di Kampus Unja Telanaipura maupun di Kampus Fakultas Kedokteran Unja di Buluran Kota Jambi.
Selain rektor, pimpinan Unja lainnya juga melakukan peninjauan ke lokasi UTBK baik di Kampus Unja Mendalo maupun di 10 SMA dan SMK yang tersebar di wilayah Kota Jambi maupun di Kabupaten Muaro Jambi.
Rektor Unja, Prof H Johni Najwan didampingi Humas Akbar Kurnia Putra menyebutkan, pelaksanaan UTBK hari pertama berlangsung lancar. Ia mengapresiasi kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam persiapan dan proses pelaksanaan UTBK.
Ia meminta kepada peserta UTBK untuk memanfaatkan kesempatan UTBK secara maksimal yang dilakukan dengan melakukan persiapan yang baik dan maksimal, sehingga bisa mendapatkan nilai yang mencukupi untuk menembus limit nilai pada SBMPTN 2019.
Pada kesempatan itu ia menjelaskan terkait UTBK bahwa ujian tersebut bukan saringan langsung masuk Universitas Jambi, namun pelaksanaan UTBK yang menjadi syarat untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Lokasi UTBK di kampus Universitas Jambi yaitu LAB LPTIK 1, LAB LPTIK 2 LAB ICT Fakultas Peternakan, LAB ICT, Fakultas Ekonomi, LAB ICT Fakultas Keguruan, LAB ICT Fakultas Hukum, LAB ICT Fakultas Pertanian dan LAB ICT Fakultas Sains yang berada di Kampus Mendalo.
Sedangkan 10 sekolah yang telah bekerja sama dengan Universitas Jambi menggelar UTBK yakni SMA 1 Kota Jambi, SMA 3 Kota Jambi, SMA 4 Kota Jambi, SMA 6 Kota Jambi, SMK 1 Kota Jambi, SMK 3 Kota Jambi, SMA Adhyaksa Kota Jambi, SMA Xaverius 1 Kota Jambi, SMA 1 Muaro Jambi dan SMA Titian Teras Muaro Jambi.
Secara umum pelaksanaan UTBK yang diselenggarakan Universitas Jambi di tiga titik di Kampus Unja dan sepuluh titik di SMA dan SMK di Kota Jambi berlangsung lancar.
"Secara keseluruhan hari pertama pelaksanaan UTBK di Unja dan di sepuluh titik lokasi SMA dan SMK berlangsung lancar tanpa kendala. Seorang peserta berkebutuhan khusus juga mendapat pendampingan saat mengikuti ujian di LPTIK Unja di Kampus Mendalo," kata Kepala Humas Universitas Jambi Akbar Kurnia Putra.
Ia menyebutkan, peserta itu satu-satunya peserta UTBK yang berkebutuhan khusus. Yang bersangkutan mengalami gangguan penglihatannya sehingga tidak bisa membaca soal, sehingga dilakukan pendampingan.
"Ia bisa menyelesaikan ujian hari ini dengan bantuan pendamping yang membantu membacakannya, kita fasilitasi yang bersangkutan sehingga tidak ada kendala baginya dalam UTBK ini," kata Akbar.
Ia menyebutkan, peserta UTBK sebanyak 15.808 peserta. Peserta yang mengikuti UTBK tersebut terbagi menjadi dua gelombang. Untuk ujian pada gelombang pertama kata dia, jumlah peserta yang mengikuti UTBK sebanyak 9.042 peserta. Sementara pada gelombang kedua, jumlah peserta yang akan mengikuti UTBK sebanyak 6.766 peserta.
Dalam pelaksanaan tes dibagi menjadi kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi). Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
Sementara itu Rektor Universitas Jambi Prof H Johni Najwan SH MH Ph.D melakukan pemantauan langsung pelaksanaan UTBK di Kampus Unja Telanaipura maupun di Kampus Fakultas Kedokteran Unja di Buluran Kota Jambi.
Selain rektor, pimpinan Unja lainnya juga melakukan peninjauan ke lokasi UTBK baik di Kampus Unja Mendalo maupun di 10 SMA dan SMK yang tersebar di wilayah Kota Jambi maupun di Kabupaten Muaro Jambi.
Rektor Unja, Prof H Johni Najwan didampingi Humas Akbar Kurnia Putra menyebutkan, pelaksanaan UTBK hari pertama berlangsung lancar. Ia mengapresiasi kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam persiapan dan proses pelaksanaan UTBK.
Ia meminta kepada peserta UTBK untuk memanfaatkan kesempatan UTBK secara maksimal yang dilakukan dengan melakukan persiapan yang baik dan maksimal, sehingga bisa mendapatkan nilai yang mencukupi untuk menembus limit nilai pada SBMPTN 2019.
Pada kesempatan itu ia menjelaskan terkait UTBK bahwa ujian tersebut bukan saringan langsung masuk Universitas Jambi, namun pelaksanaan UTBK yang menjadi syarat untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Lokasi UTBK di kampus Universitas Jambi yaitu LAB LPTIK 1, LAB LPTIK 2 LAB ICT Fakultas Peternakan, LAB ICT, Fakultas Ekonomi, LAB ICT Fakultas Keguruan, LAB ICT Fakultas Hukum, LAB ICT Fakultas Pertanian dan LAB ICT Fakultas Sains yang berada di Kampus Mendalo.
Sedangkan 10 sekolah yang telah bekerja sama dengan Universitas Jambi menggelar UTBK yakni SMA 1 Kota Jambi, SMA 3 Kota Jambi, SMA 4 Kota Jambi, SMA 6 Kota Jambi, SMK 1 Kota Jambi, SMK 3 Kota Jambi, SMA Adhyaksa Kota Jambi, SMA Xaverius 1 Kota Jambi, SMA 1 Muaro Jambi dan SMA Titian Teras Muaro Jambi.
Pewarta : Syarif Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi Banyuasin rekayasa lalu lintas respons jalan amblas di KM 13 Lintas Timur Sumatera
17 December 2025 21:07 WIB
PLN Sumsel, Jambi dan Bengkulu siagakan 3.393 personel jaga keandalan listrik di akhir tahun
09 December 2025 8:30 WIB
Kronologis penculikan bocah dari Makassar yang dijual ke Suku Anak Dalam Jambi
10 November 2025 7:19 WIB
Pabrik teh Kayu Aro Kerinci Jambi satu abad jaga kualitas, bermodal mesin peninggalan Belanda
02 November 2025 19:23 WIB