Furnitur jati Indonesia dilirik pasar Amerika
Kamis, 11 Oktober 2018 10:01 WIB
Arsip-Pengrajin mempernis ukiran lemari .(ANTARA/Feny Selly)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Produk furnitur luar ruangan berbahan kayu jati dari Indonesia diminati pasar Amerika Serikat.
Hal itu setidaknya terlihat dari hasil transaksi potensial sebesar satu juta dolar AS untuk furnitur kayu jati dan trial order senilai 324,48 ribu dolar AS dari tujuh importir di negara adi daya itu.
Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago, Billy Anugrah, melalui keterangan pers Kementerian Perdagangan, yang diterima Antara, di Jakarta, Kamis, menjelaskan hasil tersebut diraih pada pameran Casual Market 2018 yang berlangsung pada 25 -28 September 2018 di Merchandis Mart, Chicago, AS.
"Pangsa pasar furnitur luar ruangan di AS tumbuh pesat sebanyak enam persen per tahun. Melalui pameran ini diharapkan penetrasi produk tersebut ke AS akan semakin meningkat," kata Billy.
Casual Market merupakan pameran furnitur luar ruangan terbesar di dunia yang dihadiri sebanyak 90 perusahaan dan 250 eksibitor dari berbagai negara.
Partisipasi Indonesia merupakan hasil kerja sama ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago dengan dua perusahaan eksportir Indonesia yaitu PT Evoline Furniture Industry dan PT Indoexim International.
Pameran tahunan tersebut telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Tahun ini merupakan tahun ke-6 bagi Indonesia ikut ajang itu.
Bertemakan Indonesian Furniture; Sustainability, Craftsmanship, Quality", kata dia, Paviliun Indonesia mendapatkan respons yang positif dan ramai dikunjungi oleh hampir 100 buyer potensial yang merupakan penjual grosir dan pengecer.
Produk furnitur berbahan kayu jati sangat diminati pasar AS. Selama pameran, sebagian besar penjual grosir atau pengecer AS melakukan kerja sama dengan para produsen dan perajin furnitur di Indonesia, khususnya yang berbahan kayu jati," ujar Billy.
Selain itu, kata dia, ada tiga perusahaan Indonesia yang mempunyai kantor perwakilan di AS juga turut mengikuti pameran secara mandiri.
"Pameran ini merupakan upaya kami dalam meningkatkan ekspor Indonesia ke AS," ujar Billy.
Hal itu setidaknya terlihat dari hasil transaksi potensial sebesar satu juta dolar AS untuk furnitur kayu jati dan trial order senilai 324,48 ribu dolar AS dari tujuh importir di negara adi daya itu.
Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago, Billy Anugrah, melalui keterangan pers Kementerian Perdagangan, yang diterima Antara, di Jakarta, Kamis, menjelaskan hasil tersebut diraih pada pameran Casual Market 2018 yang berlangsung pada 25 -28 September 2018 di Merchandis Mart, Chicago, AS.
"Pangsa pasar furnitur luar ruangan di AS tumbuh pesat sebanyak enam persen per tahun. Melalui pameran ini diharapkan penetrasi produk tersebut ke AS akan semakin meningkat," kata Billy.
Casual Market merupakan pameran furnitur luar ruangan terbesar di dunia yang dihadiri sebanyak 90 perusahaan dan 250 eksibitor dari berbagai negara.
Partisipasi Indonesia merupakan hasil kerja sama ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago dengan dua perusahaan eksportir Indonesia yaitu PT Evoline Furniture Industry dan PT Indoexim International.
Pameran tahunan tersebut telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Tahun ini merupakan tahun ke-6 bagi Indonesia ikut ajang itu.
Bertemakan Indonesian Furniture; Sustainability, Craftsmanship, Quality", kata dia, Paviliun Indonesia mendapatkan respons yang positif dan ramai dikunjungi oleh hampir 100 buyer potensial yang merupakan penjual grosir dan pengecer.
Produk furnitur berbahan kayu jati sangat diminati pasar AS. Selama pameran, sebagian besar penjual grosir atau pengecer AS melakukan kerja sama dengan para produsen dan perajin furnitur di Indonesia, khususnya yang berbahan kayu jati," ujar Billy.
Selain itu, kata dia, ada tiga perusahaan Indonesia yang mempunyai kantor perwakilan di AS juga turut mengikuti pameran secara mandiri.
"Pameran ini merupakan upaya kami dalam meningkatkan ekspor Indonesia ke AS," ujar Billy.
Pewarta : Risbiani Fardaniah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Keluarga korban kebakaran Glodok Sinta Amelia berharap ditemukan dalam kondisi apapun
19 January 2025 14:59 WIB, 2025
Polisi tetapkan tersangka kasus pembunuhan terhadap pedagang semangka
09 January 2024 15:40 WIB, 2024
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB