Pemerintah optimalkan tata air
Kamis, 12 Oktober 2017 23:02 WIB
Sawah rawa Lebak (FOTO ANTARA Sumsel/Feny Selly/17)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, pemerintah terus menata air agar produksi padi dapat meningkat.
Sebab melalui penataan air tersebut petani bisa tiga kali panen dalam setahun, kata Dirjen saat meninjau lawan rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Kamis.
"Jadi dengan adanya tata kelola air sehingga lahan semakin optimal," ujar dia.
Pengoptimalan lahan melalui penataan air ini, menurut dia, untuk di Sumsel menjadi percontohan dan pihaknya terus akan mengembangkan.
Untuk di Sumsel lahan rawanya cukup luas sehingga sangat potensial untuk dikembangkan, ujar dia.
Bahkan, lanjut dia, ada ribuan hektare yang bisa dioptimalkan sehingga itu harus dimaksimalkan.
Dia mencontohkan, seperti yang siap panen oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini mencapai 200 hektare.
Karena itu pihaknya mengajak petani untuk mengoptimalkan lahannya karena pihaknya siap membantu.
Pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk tata kelola air persawahan tersebut, ujar dia.
Dia mengatakan, apalagi sekarang ini masih banyak lahan yang satu kali panen sehingga perlu dioptimalkan lagi.
Mengenai produksi sendiri, menurut dia, cukup menggembirakan karena per hektar (ha) rata rata 7 hingga 8 ton, kata dia.
Karena itu, pihaknya mengajak petani untuk mengoptimalkan lahannya agar produksi padi semakin meningkat.
Sebab melalui penataan air tersebut petani bisa tiga kali panen dalam setahun, kata Dirjen saat meninjau lawan rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Kamis.
"Jadi dengan adanya tata kelola air sehingga lahan semakin optimal," ujar dia.
Pengoptimalan lahan melalui penataan air ini, menurut dia, untuk di Sumsel menjadi percontohan dan pihaknya terus akan mengembangkan.
Untuk di Sumsel lahan rawanya cukup luas sehingga sangat potensial untuk dikembangkan, ujar dia.
Bahkan, lanjut dia, ada ribuan hektare yang bisa dioptimalkan sehingga itu harus dimaksimalkan.
Dia mencontohkan, seperti yang siap panen oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini mencapai 200 hektare.
Karena itu pihaknya mengajak petani untuk mengoptimalkan lahannya karena pihaknya siap membantu.
Pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk tata kelola air persawahan tersebut, ujar dia.
Dia mengatakan, apalagi sekarang ini masih banyak lahan yang satu kali panen sehingga perlu dioptimalkan lagi.
Mengenai produksi sendiri, menurut dia, cukup menggembirakan karena per hektar (ha) rata rata 7 hingga 8 ton, kata dia.
Karena itu, pihaknya mengajak petani untuk mengoptimalkan lahannya agar produksi padi semakin meningkat.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025