Legislator minta pedagang Cinde di bagian depan
Selasa, 2 Februari 2016 10:19 WIB
Ilustrasi (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Panitia Khusus II DPRD Sumatera Selatan meminta pengelola untuk mempersiapkan para pedagang pasar Cinde Palembang nantinya berjualan di bagian depan sehingga masyarakat bisa melihat ketika berkunjung ke pasar modern yang akan dibangun tersebut.
Ketua Panitia Khusus II DPRD Sumatera Selatan Joncik Mohammad menyampaikan hal itu saat ditanya mengenai hasil kunjungan pansus ke pasar Cikini Gold Center dan perusahaan di Jakarta sehubungan dengan pembahasan sistem bangun guna serah atau (BOT) pasar Cinde di Palembang, Senin.
Menurut dia, mereka sudah berkunjung ke PT Magma Baetum (Grup Aldiron) untuk melihat kelayakan perusahaan itu dan juga ke Pasar Cikini Gold Center Jakarta.
Kalau untuk Pasar Cikini Gold Center pola kerja sama lima tahun dan sekarang sudah berjalan tiga tahun, katanya.
Ia mengatakan mereka akan meninjau lagi kontrak masyarakat tradisional untuk mendapatkan kios nanti di pasar modern Cinde.
"Jadi, kita lihat, kita tanya dan kita minta pedagang yang ada itu disiapkan untuk ditempatkan di bagian depan dan bisa dilihat masyarakat ketika berkunjung ke pasar modern Cinde," ujarnya.
Ia menjelaskan nanti pedagang sayur mayur, sembilan bahan pokok (sembako) disiapkan di awal untuk mencakup itu.
Jadi, yang dibangun pertama itu untuk pedagang sayur, sembako, perabotan rumah tangga dan lainnya, tutur wakil rakyat tersebut.
Ia juga menyampaikan replika pasar Cinde akan tetap dipertahankan pada pembangunan pasar modern Cinde itu.
Sebelumnya Anggota Panitia Khusus II DPRD Sumatera Selatan Mgs Syaiful Padli mengatakan, mereka melakukan kunjungan kerja di dua titik langsung yakni ke PT Magma Baetum (Grup Aldiron) dan ke Pasar Cikini Gold Center Jakarta.
Dari dialog yang dilakukan banyak keuntungan yang didapatkan, bahkan, sejak awal sudah mendapatkan keuntungan, katanya.
Ketua Panitia Khusus II DPRD Sumatera Selatan Joncik Mohammad menyampaikan hal itu saat ditanya mengenai hasil kunjungan pansus ke pasar Cikini Gold Center dan perusahaan di Jakarta sehubungan dengan pembahasan sistem bangun guna serah atau (BOT) pasar Cinde di Palembang, Senin.
Menurut dia, mereka sudah berkunjung ke PT Magma Baetum (Grup Aldiron) untuk melihat kelayakan perusahaan itu dan juga ke Pasar Cikini Gold Center Jakarta.
Kalau untuk Pasar Cikini Gold Center pola kerja sama lima tahun dan sekarang sudah berjalan tiga tahun, katanya.
Ia mengatakan mereka akan meninjau lagi kontrak masyarakat tradisional untuk mendapatkan kios nanti di pasar modern Cinde.
"Jadi, kita lihat, kita tanya dan kita minta pedagang yang ada itu disiapkan untuk ditempatkan di bagian depan dan bisa dilihat masyarakat ketika berkunjung ke pasar modern Cinde," ujarnya.
Ia menjelaskan nanti pedagang sayur mayur, sembilan bahan pokok (sembako) disiapkan di awal untuk mencakup itu.
Jadi, yang dibangun pertama itu untuk pedagang sayur, sembako, perabotan rumah tangga dan lainnya, tutur wakil rakyat tersebut.
Ia juga menyampaikan replika pasar Cinde akan tetap dipertahankan pada pembangunan pasar modern Cinde itu.
Sebelumnya Anggota Panitia Khusus II DPRD Sumatera Selatan Mgs Syaiful Padli mengatakan, mereka melakukan kunjungan kerja di dua titik langsung yakni ke PT Magma Baetum (Grup Aldiron) dan ke Pasar Cikini Gold Center Jakarta.
Dari dialog yang dilakukan banyak keuntungan yang didapatkan, bahkan, sejak awal sudah mendapatkan keuntungan, katanya.
Pewarta :
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodam II/Sriwijaya bangun tiga jembatan gantung di OKI dan OKU untuk konektivitas desa
04 March 2026 17:34 WIB
Bandara SMB II Palembang operasikan Posko Natal-Tahun Baru hingga 4 Januari
17 December 2025 8:09 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kapolda Sumsel pastikan Tol Kapal Betung siap dilintasi kendaraan pemudik Lebaran 2026
10 March 2026 22:22 WIB
Investasi Sumsel 2025 tembus Rp62,67 triliun, lampaui target RPJMD 147 persen
10 March 2026 22:14 WIB