Kemdikbud instruksikan sekolah jalankan program PBP
Jumat, 24 Juli 2015 16:20 WIB
Ilustrasi - Siswa Sekolah Dasar (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menginstruksikan setiap sekolah dari tingkat dasar hingga atas menjalankan program Penumbuhan Budi Pekerti (PBP).
"Saat mulai aktif kegiatan belajar mengajar di sekolah pada Senin pekan depan, PBP ini sudah diimplementasikan," kata Mendikbud Anis Baswedan saat konferensi pers di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat.
PBP itu sendiri adalah program yang ditujukan untuk pembiasan sikap dan perilaku positif di setiap sekolah di bawah Kemdikbud yang dimulai pada tahun ajaran 2015-2016.
Menurut Anis program ini harus diimplementasikan di tahun ajaran baru ini karena dia melihat PBP dapat menjadi pangkal penumbuhan karakter positif siswa di sekolah untuk selanjutnya dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.
"Dengan pembentukan karakter dimulai dari sekolah saya rasa para siswa akan terbiasa dan mengimplementasikanya pada kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Anis mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk menerapkan program tersebut, namun di tahun ajaran kali ini, PBP akan difokuskan lewat jalur non-kurikuler.
"Penunmbuhan karakter dapat dilakukan dengan tiga sektor, intrakulikuler, ekstra kulikuler dan non kulikuler. Namun kali ini, kita fokus melalui jalur non kulikuler yang biasanya kurang mendapat perhatian, padahal efeknya besar pada kegiatan belajar mengajar," tuturnya.
Anis menyebut, PBP ini sangat penting, karena hal tersebut adalah tujuan utama dari pendidikan. Mantan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat itu mengharapkan PBP bisa ditumbuhkan dengan baik sehingga hal positif tersebut bisa menjadi budaya Bangsa Indonesia.
"Istilahnya adalah penumbuhan budi pekerti, bukan penanaman apalagi pencetakan. Filosofi menumbuhkan dan menanam beda, kita gunakan penumbuhan, jadi kita harus melihat siswa, guru dan kepala sekolah sebagai individu yang punya bekal karakter positif," katanya menambahkan.
"Saat mulai aktif kegiatan belajar mengajar di sekolah pada Senin pekan depan, PBP ini sudah diimplementasikan," kata Mendikbud Anis Baswedan saat konferensi pers di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat.
PBP itu sendiri adalah program yang ditujukan untuk pembiasan sikap dan perilaku positif di setiap sekolah di bawah Kemdikbud yang dimulai pada tahun ajaran 2015-2016.
Menurut Anis program ini harus diimplementasikan di tahun ajaran baru ini karena dia melihat PBP dapat menjadi pangkal penumbuhan karakter positif siswa di sekolah untuk selanjutnya dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.
"Dengan pembentukan karakter dimulai dari sekolah saya rasa para siswa akan terbiasa dan mengimplementasikanya pada kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Anis mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dipakai untuk menerapkan program tersebut, namun di tahun ajaran kali ini, PBP akan difokuskan lewat jalur non-kurikuler.
"Penunmbuhan karakter dapat dilakukan dengan tiga sektor, intrakulikuler, ekstra kulikuler dan non kulikuler. Namun kali ini, kita fokus melalui jalur non kulikuler yang biasanya kurang mendapat perhatian, padahal efeknya besar pada kegiatan belajar mengajar," tuturnya.
Anis menyebut, PBP ini sangat penting, karena hal tersebut adalah tujuan utama dari pendidikan. Mantan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat itu mengharapkan PBP bisa ditumbuhkan dengan baik sehingga hal positif tersebut bisa menjadi budaya Bangsa Indonesia.
"Istilahnya adalah penumbuhan budi pekerti, bukan penanaman apalagi pencetakan. Filosofi menumbuhkan dan menanam beda, kita gunakan penumbuhan, jadi kita harus melihat siswa, guru dan kepala sekolah sebagai individu yang punya bekal karakter positif," katanya menambahkan.
Pewarta : Oleh: Ricky Prayoga
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendikbud terbitkan Peraturan Menteri tingkatkan kesejahteraan dosen
03 October 2024 15:18 WIB, 2024
DPR minta Kemendikbud sanksi sekolah lakukan pembiaran perundungan
25 September 2024 11:20 WIB, 2024
Kemendikbud Ristek dukung penuh pelestarian sastra tutur lahan basah Sumsel
26 March 2024 20:52 WIB, 2024
Kemendikbud: Tiga begawan budaya raih tanda kehormatan dari Presiden Jokowi
15 August 2023 14:13 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Gelar Youth Today, AIESEC gaet 800 lebih pendaftar di Universitas Sriwijaya
21 September 2026 13:16 WIB
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB