Disperindag pastikan tak ada pasar murah
Rabu, 10 Juni 2015 22:08 WIB
Disperindag, pasar murah (Foto: antarasumsel.com/Edy Parmansyah)
Sekayu (ANTARA Sumsel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan pada tahun ini di daerah itu
tidak akan ada pasar murah seperti tahun-tahun sebelumnya yang sering
diselenggarakan menjelang bulan puasa, karena anggarannya tidak
tersedia.
"Kami pastikan tidak akan ada pasar murah di setiap kecamatan seperti bulan puasa pada tahun-tahun sebelumnya menjelang Ramadhan," kata Kepala Disperindag Musibanyuasin (Muba), Ikhwanul Muslimin di Sekayu, Rabu.
Dijelaskannya, tidak adanya kegiatan tahunan tersebut karena tidak adanya anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Devisit anggaran pada tahun ini, menjadi penyebabnya," kata Ikhwan.
Akan tetapi, kata dia, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan meminta bantuan dari beberapa perusahaan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Selain itu, telah mengirimkan surat kepada Bulog untuk ikut membantu, namun sejauh ini belum ada jawaban dari pihak-pihak yang dimintai bantuan, katanya
Dia mengungapkan, seperti biasanya pada tahun-tahun sebelumnya menjelang Ramadhan pasar murah diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu, namun secara keseluruhan pasar murah itu diperuntukan bagi masyarakat setiap kecamatan.
Ia berharap, adanya partisipasi dari pihak sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Muba, sehingga pasar murah walauapun pemkab tidak menyediakan anggaran tetap masih bisa dilakukan.
Terlebih lagi, menghadapi bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri banyak masyarakat yang kurang mampu di daerah itu sangat membutuhkan bahan kebutuhan pokok melalui pasar murah.
"Kami pastikan tidak akan ada pasar murah di setiap kecamatan seperti bulan puasa pada tahun-tahun sebelumnya menjelang Ramadhan," kata Kepala Disperindag Musibanyuasin (Muba), Ikhwanul Muslimin di Sekayu, Rabu.
Dijelaskannya, tidak adanya kegiatan tahunan tersebut karena tidak adanya anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Devisit anggaran pada tahun ini, menjadi penyebabnya," kata Ikhwan.
Akan tetapi, kata dia, pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan meminta bantuan dari beberapa perusahaan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Selain itu, telah mengirimkan surat kepada Bulog untuk ikut membantu, namun sejauh ini belum ada jawaban dari pihak-pihak yang dimintai bantuan, katanya
Dia mengungapkan, seperti biasanya pada tahun-tahun sebelumnya menjelang Ramadhan pasar murah diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu, namun secara keseluruhan pasar murah itu diperuntukan bagi masyarakat setiap kecamatan.
Ia berharap, adanya partisipasi dari pihak sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Muba, sehingga pasar murah walauapun pemkab tidak menyediakan anggaran tetap masih bisa dilakukan.
Terlebih lagi, menghadapi bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri banyak masyarakat yang kurang mampu di daerah itu sangat membutuhkan bahan kebutuhan pokok melalui pasar murah.
Pewarta : Oleh Edy Parmansyah
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina PHR Zona 4 salurkan 4.000 paket sembako murah di Sumsel
17 August 2026 20:19 WIB
Gelar pasar murah di 18 Kecamatan, Pemkot Palembang jaga stabilitas harga bahan pokok
22 July 2026 20:46 WIB
Pemkot Palembang gelar pasar murah di lima kecamatan semarakkan hari jadi ke-1.343 kota
16 June 2026 18:53 WIB
Pemkot Palembang subsidi Rp10 Ribu per paket sembako di pasar murah Ramadhan
25 February 2026 10:45 WIB
Terpopuler - Berita Muba
Lihat Juga
Polres OKU Timur beri pengamanan ketat pelipatan surat suara pilkada
04 November 2024 9:32 WIB, 2024
Bawaslu Sumsel temukan pelanggaran di 2 daerah selama pemungutan suara
15 February 2024 21:35 WIB, 2024