Palembang (ANTARA Sumsel) - Pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya, Sumatera Selatan, sepanjang 22 kilometer yang akan dimulai pada April 2015 memerlukan anggaran sebesar Rp2 triliun.

Ketua Komisi VI DPR RI Hafisz Tohir menyampaikan hal itu di Palembang, Jumat, sehubungan KEGIATAN resesnya ke daerah pemilihan Sumatera Selatan.

Menurut dia, jalan Palembang-Indralaya itu sepanjang 32 kilometer, tetapi yang akan dibangun jalan tol sepanjang 22 kilometer, karena garis lurus.

Pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya itu tahap pertama ini sepanjang tujuh kilometer dulu, karena lahannya sudah selesai dibebaskan, katanya.

Ia mengatakan, Gubernur Sumsel menyampaikan sepanjang tujuh kilometer lahannya sudah selesai dibebaskan, sedangkan 15 kilometer lagi sekarang ini sedang dalam tahap pembebasan lahannya.

Karena itu, pembangunan jalan tol dilakukan dua tahap, pertama diselesaikan untuk yang tujuh kilometer dalam satu tahun yakni dimulai pada April 2015 dan selesai April 2016, ujarnya.

Ia menyatakan, untuk nilai anggarannya sendiri tahun pertama sebesar Rp1 triliun dan kedua sebesar Rp1 triliun sehingga totalnya Rp2 triliun sepanjang 22 kilometer itu.

"Yang akan membangun jalan tol Palembang-Indralaya itu Hutama Karya sementara perusahaan-perusahaan daerah bisa saja ikut di sub konstruksi itu yang menjadi tujuan saya supaya di Sumsel ini juga hidup perusahaan-perusahaan dari industri kecil," tutur politisi PAN tersebut.

Dalam rangka reses ke Sumsel, wakil rakyat itu juga berkunjung ke pelabuhan, PT Pusri, ke perguruan tinggi, ke pasar-pasar dan ke kabupaten/kota di provinsi itu untuk menampung aspirasi masyarakat.