Kemenkeu cari agen penjual obligasi negara
Selasa, 11 Maret 2014 14:43 WIB
Kementerian Keuangan (Antarasumsel.com/logo/Aw)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar lelang pengadaan jasa agen penjual "saving bonds ritel" (SBR) dan obligasi negara ritel (ORI) di pasar perdana domestik tahun anggaran 2014.
Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kemenkeu melalui laman resminya di Jakarta, Selasa, menyebutkan pemerintah akan menerbitkan obligasi negara kepada investor ritel di pasar perdana domestik pada tahun 2014 dalam mata uang rupiah tanpa warkat (scripless) sebanyak dua kali.
Rincian dua obligasi negara untuk investor ritel itu adalah SBR yang akan diterbitkan pada kuartal II tahun 2014 dan ORI yang akan diterbitkan pada kuartal IV tahun 2014.
Saving bonds merupakan obligasi yang akan dikeluarkan sebagai usaha pemerintah dalam memperbesar basis investor individu. Instrumen ini bersifat tidak dapat diperdagangkan sehingga pemilik obligasi harus menyimpannya hingga jatuh tempo.
Pemerintah menetapkan fee tunggal sebesar 0,50 persen dari nilai nominal hasil penjualan SBR untuk masing-masing agen penjual. Sementara untuk agen penjual ORI sebesar 0,45 persen dari nilai nominal hasil penjualan ORI masing-masing agen penjual.
Fee tunggal jasa agen penjual sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen.
Lelang pengadaan tersebut terbuka untuk bank umum dan perusahaan efek yang telah mendapatkan izin usaha dari otoritas yang berwenang dan sekurang-kurangnya harus memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Kriteria tersebut adalah memiliki kantor cabang minimal pada lima koran yang tersebar paling kurang di tiga provinsi di Indonesia. Memiliki rencana kerja, strategi dan metodologi penjualan obligasi negara kepada investor ritel.
Memiliki anggota tim yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman melakukan penjualan produk keuangan secara ritel. Memiliki dukungan teknologi sistem informasi yang terintegrasi ke kantor cabang.
Jadwal selengkapnya pengadaan agen penjual itu adalah pendaftaran dan pengambilan dokumen pengadaan pada 10--25 Maret 2014, pemberian penjelasan 17 Maret 2014, pemasukan dokumen penawaran 18-25 Maret 2014, pembukaan dokumen penawaran 25 Maret 2014, evaluasi dokumen penawaran 25-27 Maret 2014, pemilihan peserta pengadaan jasa agen penjual untuk ikut tahap presentasi (beauty contest) 28 Maret 2014, pelaksanaan presentasi 3-4 April 2014.
Kemudian pemeringkatan hasil pelaksanaan presentasi 4 April 2014, penetapan calon agen penjual 7 April 2014, pengumuman calon agen penjual 7 April 2014, sanggahan 8--14 April 2014 dan penunjukan agen penjual 15 April 2014.
Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kemenkeu melalui laman resminya di Jakarta, Selasa, menyebutkan pemerintah akan menerbitkan obligasi negara kepada investor ritel di pasar perdana domestik pada tahun 2014 dalam mata uang rupiah tanpa warkat (scripless) sebanyak dua kali.
Rincian dua obligasi negara untuk investor ritel itu adalah SBR yang akan diterbitkan pada kuartal II tahun 2014 dan ORI yang akan diterbitkan pada kuartal IV tahun 2014.
Saving bonds merupakan obligasi yang akan dikeluarkan sebagai usaha pemerintah dalam memperbesar basis investor individu. Instrumen ini bersifat tidak dapat diperdagangkan sehingga pemilik obligasi harus menyimpannya hingga jatuh tempo.
Pemerintah menetapkan fee tunggal sebesar 0,50 persen dari nilai nominal hasil penjualan SBR untuk masing-masing agen penjual. Sementara untuk agen penjual ORI sebesar 0,45 persen dari nilai nominal hasil penjualan ORI masing-masing agen penjual.
Fee tunggal jasa agen penjual sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen.
Lelang pengadaan tersebut terbuka untuk bank umum dan perusahaan efek yang telah mendapatkan izin usaha dari otoritas yang berwenang dan sekurang-kurangnya harus memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Kriteria tersebut adalah memiliki kantor cabang minimal pada lima koran yang tersebar paling kurang di tiga provinsi di Indonesia. Memiliki rencana kerja, strategi dan metodologi penjualan obligasi negara kepada investor ritel.
Memiliki anggota tim yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman melakukan penjualan produk keuangan secara ritel. Memiliki dukungan teknologi sistem informasi yang terintegrasi ke kantor cabang.
Jadwal selengkapnya pengadaan agen penjual itu adalah pendaftaran dan pengambilan dokumen pengadaan pada 10--25 Maret 2014, pemberian penjelasan 17 Maret 2014, pemasukan dokumen penawaran 18-25 Maret 2014, pembukaan dokumen penawaran 25 Maret 2014, evaluasi dokumen penawaran 25-27 Maret 2014, pemilihan peserta pengadaan jasa agen penjual untuk ikut tahap presentasi (beauty contest) 28 Maret 2014, pelaksanaan presentasi 3-4 April 2014.
Kemudian pemeringkatan hasil pelaksanaan presentasi 4 April 2014, penetapan calon agen penjual 7 April 2014, pengumuman calon agen penjual 7 April 2014, sanggahan 8--14 April 2014 dan penunjukan agen penjual 15 April 2014.
Pewarta : Oleh: Agus Salim
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo umumkan kenaikan PPN 12 persen di kantor Kemenkeu sore ini
31 December 2024 16:52 WIB, 2024
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB