Sumsel kirim atlet pemula ke LCC seri III
Kamis, 12 Desember 2013 10:24 WIB
Atlet balap sepeda. (FOTO ANTARA)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Ikatan Sepeda Sport Indonesia Sumatera Selatan mengirimkan atlet pemula pada ajang Lomba Customs Cycling seri III di Temanggung, Jawa Tengah, 27-29 Desember 2013.
"Dua atlet pemula telah disiapkan yakni Dwi Opianda dan Jamin Johan, beserta seorang atlet senior Yeppy Kurniawan yang saat ini mengikuti Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas)," kata Pelatih Balap Sepeda Sumsel Mustakim di Palembang, Kamis.
Ia mengemukakan, ajang LCC ini merupakan program rutin Pengurus Besar ISSI yang setiap tahunnya memiliki tiga seri.
Sementara Sumsel sendiri absen pada seri II yakni pada bulan Juni lalu karena keterbatasan dana.
"Dengan absennya pada seri II lalu maka seri III menjadi wajib diikuti karena jika tidak maka dipastikan Sumsel tidak akan mendapatkan poin dan hal itu secara langsung akan berimbas pada peringkat nasional," ujarnya.
Pada LCC seri III itu akan melombakan nomor critherium, road race yang dibagi untuk kelas putra dan putri untuk kategori elite, junior, dan pemula.
"Target tentunya hasil maksimal. Meski demikian, ISSI Sumsel juga realistis mengingat tingkat persaingan terbilang tinggi mengingat diikuti seluruh provinsi. Setidaknya, kejuaraan ini menjadi kesempatan menambah jam terbang bagi atlet pemula," ujarnya.
Prestasi cabang olahraga balap sepeda Sumsel belum sesuai harapan karena tidak menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada PON XVIII di Riau tahun 2012 lalu, Sumsel gagal menjadi peserta karena tidak mendapatkan tiket setelah menjadi peringkat ke-7 pada ajang pra kualifikasi.
"Target ke depan tidak muluk-muluk, setidaknya mampu menembus empat besar nasional. Beberapa tahun menjelang PON Jabar ini akan dimaksimalkan untuk membina atlet senior dan atlet pemula," ujarnya.
"Dua atlet pemula telah disiapkan yakni Dwi Opianda dan Jamin Johan, beserta seorang atlet senior Yeppy Kurniawan yang saat ini mengikuti Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas)," kata Pelatih Balap Sepeda Sumsel Mustakim di Palembang, Kamis.
Ia mengemukakan, ajang LCC ini merupakan program rutin Pengurus Besar ISSI yang setiap tahunnya memiliki tiga seri.
Sementara Sumsel sendiri absen pada seri II yakni pada bulan Juni lalu karena keterbatasan dana.
"Dengan absennya pada seri II lalu maka seri III menjadi wajib diikuti karena jika tidak maka dipastikan Sumsel tidak akan mendapatkan poin dan hal itu secara langsung akan berimbas pada peringkat nasional," ujarnya.
Pada LCC seri III itu akan melombakan nomor critherium, road race yang dibagi untuk kelas putra dan putri untuk kategori elite, junior, dan pemula.
"Target tentunya hasil maksimal. Meski demikian, ISSI Sumsel juga realistis mengingat tingkat persaingan terbilang tinggi mengingat diikuti seluruh provinsi. Setidaknya, kejuaraan ini menjadi kesempatan menambah jam terbang bagi atlet pemula," ujarnya.
Prestasi cabang olahraga balap sepeda Sumsel belum sesuai harapan karena tidak menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada PON XVIII di Riau tahun 2012 lalu, Sumsel gagal menjadi peserta karena tidak mendapatkan tiket setelah menjadi peringkat ke-7 pada ajang pra kualifikasi.
"Target ke depan tidak muluk-muluk, setidaknya mampu menembus empat besar nasional. Beberapa tahun menjelang PON Jabar ini akan dimaksimalkan untuk membina atlet senior dan atlet pemula," ujarnya.
Pewarta : Oleh : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia raih dua emas kompetisi balapan sepeda lintasan Track Asia Cup 2026
01 February 2026 9:47 WIB
Ratusan pembalap downhill siap taklukan 76 Indonesian Downhill 2023
22 September 2023 13:29 WIB, 2023
JBL Ride 2023 jadi ajang bertemunya penggemar balap sepeda Indonesia
06 September 2023 14:06 WIB, 2023
Pembalap sepeda DIY boyong hadiah mobil Sriwijaya Ranau Grand Fondo 2023
20 August 2023 21:44 WIB, 2023
Sriwijaya Ranau Grand Fondo 2024 ajang OKU Selatan promosikan potensi
20 August 2023 18:03 WIB, 2023