Pemkab Muratara percepat pembangunan
Sabtu, 7 Desember 2013 9:08 WIB
Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti (Foto Antarasumsel.com/Ist)
Musirawas (ANTARA Sumsel) - Bupati Musirawas, Sumatera Selatan Ridwan Mukti mendukung penuh percepatan pembangunan kabupaten pemekaran Musirawas Utara agar bisa sejajar dengan kabupaten lainnya.
Dukungan tersebut dibuktikan dengan mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp5 miliar dan penyaluran ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke daerah itu, kata Bupati Musirawas Ridwan Mukti, Sabtu.
"Saya sudah menyerahkan secara simbolis ribuan PNS ke Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) supaya roda pemerintahan di wilayah itu berjalan dengan baik setelah menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) beberapa bulan lalu," jelasnya.
Selain itu aset pemerintah Kabupaten Musirawas juga akan diberikan seperti gedung sekolah dan perkantoran, bila perlu kendaraan dinas pun akan dibantu meskipun dalam bentuk bekas pakai.
Potensi sumber daya alam di wilayah Kabupaten Muratara cukup besar bahkan separuh dari potensi yang dimiliki Kabupaten induk Musirawas.
Dengan demikian kepala daerah (Bupati Muratara) yang didukung Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ditransper dari Kabupaten Musirawas dapat berjalan seimbang untuk membangun daerah itu.
Ribuan PNS yang diserahkan ke Kabupaten Muratara itu akan berjalan efektip mulai Januari 2014 karena masih ada di antaranya memegang jabatan dan pengendalian proyek pemerintah pada 2013.
Bupati Muratara Akisropi Ayub mengatakan, pihaknya akan memulai kerja keras untuk membentuk pemerintahan baru dan membangun berbagai fasilitas pemerintah setelah mendapat tenaga PNS dari kabupaten induk Musirawas.
Meskipun sarana perkantoran masih minim, namun tenaga PNS yang disalurkan dari Pemkab Musirawas akan ditempatkan pada perkantoran yang seadanya saat ini.
"Kami sendiri masih menggunakan gedung eks pembantu Bupati Musirawas di kecamatan Muara Rupit yang kondisinya masih memprihatinkan, namun demikian tidak mengendorkan semangat untuk menjalankan roda pemerintahan baru," katanya.
Kepala Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Musirawas Badarrudin menjelaskan, PNS yang ditransfer ke Kabupaten Muaratara tercatat 1.298 orang.
Dari jumlah itu paling banyak adalah tenaga guru dan kesehatan termasuk dokter, selain itu pejabat eselon II,III dan IV.
Ia menambahkan, jumlah PNS itu sudah diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Musirawas untuk disetujui, kemudian diusulkan ke Pemprov Sumatera Selatan untuk dibuatkan Surat Kepusan (SK) dari Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.
Dukungan tersebut dibuktikan dengan mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp5 miliar dan penyaluran ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke daerah itu, kata Bupati Musirawas Ridwan Mukti, Sabtu.
"Saya sudah menyerahkan secara simbolis ribuan PNS ke Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) supaya roda pemerintahan di wilayah itu berjalan dengan baik setelah menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) beberapa bulan lalu," jelasnya.
Selain itu aset pemerintah Kabupaten Musirawas juga akan diberikan seperti gedung sekolah dan perkantoran, bila perlu kendaraan dinas pun akan dibantu meskipun dalam bentuk bekas pakai.
Potensi sumber daya alam di wilayah Kabupaten Muratara cukup besar bahkan separuh dari potensi yang dimiliki Kabupaten induk Musirawas.
Dengan demikian kepala daerah (Bupati Muratara) yang didukung Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ditransper dari Kabupaten Musirawas dapat berjalan seimbang untuk membangun daerah itu.
Ribuan PNS yang diserahkan ke Kabupaten Muratara itu akan berjalan efektip mulai Januari 2014 karena masih ada di antaranya memegang jabatan dan pengendalian proyek pemerintah pada 2013.
Bupati Muratara Akisropi Ayub mengatakan, pihaknya akan memulai kerja keras untuk membentuk pemerintahan baru dan membangun berbagai fasilitas pemerintah setelah mendapat tenaga PNS dari kabupaten induk Musirawas.
Meskipun sarana perkantoran masih minim, namun tenaga PNS yang disalurkan dari Pemkab Musirawas akan ditempatkan pada perkantoran yang seadanya saat ini.
"Kami sendiri masih menggunakan gedung eks pembantu Bupati Musirawas di kecamatan Muara Rupit yang kondisinya masih memprihatinkan, namun demikian tidak mengendorkan semangat untuk menjalankan roda pemerintahan baru," katanya.
Kepala Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Musirawas Badarrudin menjelaskan, PNS yang ditransfer ke Kabupaten Muaratara tercatat 1.298 orang.
Dari jumlah itu paling banyak adalah tenaga guru dan kesehatan termasuk dokter, selain itu pejabat eselon II,III dan IV.
Ia menambahkan, jumlah PNS itu sudah diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Musirawas untuk disetujui, kemudian diusulkan ke Pemprov Sumatera Selatan untuk dibuatkan Surat Kepusan (SK) dari Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.
Pewarta : Oleh: Zulkifli Lubis
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sidang perdana, mantan Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti dan empat terdakwa lainnya dikawal puluhan kerabat
12 June 2025 16:48 WIB, 2025
Kejaksaan limpahkan berkas Ridwan Mukti Cs ke PN Palembang, perkara izin perkebunan sawit Musi Rawas
05 June 2025 14:19 WIB, 2025
Mantan Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti segera disidangkan, hari ini diserahkan ke jaksa penuntut
16 May 2025 17:51 WIB, 2025
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Kolaborasi multipihak bantu tangani kebakaran kebun warga di Desa Kaliberau Muba
16 September 2026 12:10 WIB
PT BMH libatkan masyarakat Desa Riding OKI cegah karhutla melalui program Zero Fire
16 September 2026 11:20 WIB