Puluhan mahasiswa Palembang tolak Pekan Kondom
Kamis, 5 Desember 2013 21:23 WIB
Aksi tolak pekan kondom di Palembang, Kamis (Antarasumsel.com/13/Fenny Selly)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Kota Palembang aksi penolakan atas Pekan Kondom yang dicanangkan Menteri Kesehatan.
Aksi yang berlangsung selama 30 menit itu dimulai dari Jalan Sudirman kemudian dilakukan arak-arakan hingga Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang, Kamis siang.
Masing-masing peserta aksi membawa sejumlah papan bertuliskan sindiran, hujatan, dan sikap tegas terhadap Pekan Kondom Nasional.
Ketua Gema Pembebasan Sumsel Rizal Fahmi menjabarkan aksi mereka itu merupakan bentuk keprihatinan terhadap surutnya nilai ketimuran di Indonesia.
"Seharusnya negara memberikan solusi preventif yang lebih baik, bukan melegalkan seks bebas," ujar dia.
Diyakininya Islam memberikan beraneka solusi terhadap permasalahan Aids di Indonesia.
"Dalam Islam diatur bagaimana pria dan wanita berinteraksi agar tetap terjaga, begitu juga bagi yang telah terinfeksi ada pengobatan yang bisa diupayakan," katanya.
Aksi tersebut berjalan damai dengan pengawalan polisi serta aparat terkait.
Aksi yang berlangsung selama 30 menit itu dimulai dari Jalan Sudirman kemudian dilakukan arak-arakan hingga Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang, Kamis siang.
Masing-masing peserta aksi membawa sejumlah papan bertuliskan sindiran, hujatan, dan sikap tegas terhadap Pekan Kondom Nasional.
Ketua Gema Pembebasan Sumsel Rizal Fahmi menjabarkan aksi mereka itu merupakan bentuk keprihatinan terhadap surutnya nilai ketimuran di Indonesia.
"Seharusnya negara memberikan solusi preventif yang lebih baik, bukan melegalkan seks bebas," ujar dia.
Diyakininya Islam memberikan beraneka solusi terhadap permasalahan Aids di Indonesia.
"Dalam Islam diatur bagaimana pria dan wanita berinteraksi agar tetap terjaga, begitu juga bagi yang telah terinfeksi ada pengobatan yang bisa diupayakan," katanya.
Aksi tersebut berjalan damai dengan pengawalan polisi serta aparat terkait.
Pewarta : Oleh: Feny Selly
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aksi massa di Lhokseumawe dibubarkan, pedemo bawa bendera GAM dan senjata
27 December 2025 12:23 WIB
PHR gelar diskusi panel Hari Antikorupsi Sedunia 2025: "Satukan Aksi, Basmi Korupsi"
17 December 2025 18:37 WIB
APP Group mengangkat peran korporasi dalam aksi iklim pada CEO Talks COP30
11 November 2025 19:57 WIB
Pusri gelar aksi "Bersih Sungai dan Dermaga" dalam rangka World Cleanup Day 2025
03 October 2025 23:44 WIB