Telkom terus tingkatkan jasa layanan data
Kamis, 16 Mei 2013 21:17 WIB
PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk - Telkom (Antarasumsel.com/Logo/Aw)
Jakarta (ANTARA Sumsel)- PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) mengatakan terus berupaya meningkatkan jasa layanan data dan teknologi informasi sehingga memberi kontribusi siginifikan terhadap total pendapatan perseroan.
"Layanan data cenderung meningkat, sehingga diharapkan mampu menopang pertumbuhan pendapatan TelkomGroup," kata Operation Vice President Public Relations Telkom Arif Prabowo di Jakarta, Kamis.
Menurut Prabowo, pada triwulan I 2013 Telkom mencatat pendapatan data, internet dan layanan teknologi informasi (termasuk SMS) sebesar Rp7,3 triliun, melonjak 20,1 persen dibandingkan periode sama tahun 2012.
Peningkatan tersebut, menurut Prabowo, mengandalkan program "Indonesia Digital Network (IDN)" yang merupakan visi infrastruktur Telkom seiring dengan transformasi portofolio bisnis perseroan menuju industri TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainment dan Services).
"Optimistis layanan data bisa tumbuh positif sejalan dengan pembangunan ekosistem, mulai dari jaringan hingga konten," katanya.
Menurut catatan, total pendapatan perusahaan telekomunikasi "plat merah" ini, pada triwulan I 2013 mencapai Rp19,5 triliun, naik 9,8 persen dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar Rp17,8 triliun.
Saat yang bersamaan, pos laba periode berjalan tercatat Rp3,4 triliun, naik 4,7 persen dari sebelumnya Rp3,3 triliun.
Ekosistem "BYOD"
Di tempat terpisah, Director Marketing & Sales PT Telkomsigma, Otto B Hantoro mengatakan, salah satu strategi untuk mendorong pendapatan dari IT Services dari Telkom Group adalah mendorong hadirnya tren membawa perangkat sendiri bagi pekerja kantor (Bring Your Own Devices/BYOD), dalam mengakses aplikasi korporasi.
BYOD adalah tren penggunaan perangkat pribadi dari karyawan suatu perusahaan dalam menjalankan pekerjaan melalui laptop, netbook, smartphone, tablet, mulai dari mengirim, menerima informasi bahkan
mengakses aplikasi perusahaan, tanpa dibatasi waktu dan tempat.
Studi terbaru IDC, menyebutkan pada 2013 diprediksi sebanyak 1,2 miliar pekerja di dunia atau 35 persen menggunakan perangkat pribadi untuk menjalankan aplikasi perusahaan.
"Tren BYOD ini tentunya menjadi peluang untuk menawarkan IT Services," kata Otto.
Sementara itu, Presiden Direktur Telkomsigma Judi Achmadi mengatakan, Telkomsigma menjadi salah satu andalan PT Telkom untuk mendapatkan pendapatan dari sektor tersebut jasa dan IT.
Menurutnya, secara value Telkomsigma imemiliki nilai turunan bagi Telkom Group, karena secara korporasi memiliki bisnis konektivitas dan lainnya.
Ia pun optimistis, pada tahun 2013 Telkomsigma akan masuk ke jajaran elit anak usaha Telkom dengan memiliki pendapatan di atas Rp1 triliun.
"Tahun 2012 pendapatan Telkomsigma mencapai Rp800 miliar. Tahun in (2013) optimistis bisa menembus Rp1 triliun," ujarnya.
"Layanan data cenderung meningkat, sehingga diharapkan mampu menopang pertumbuhan pendapatan TelkomGroup," kata Operation Vice President Public Relations Telkom Arif Prabowo di Jakarta, Kamis.
Menurut Prabowo, pada triwulan I 2013 Telkom mencatat pendapatan data, internet dan layanan teknologi informasi (termasuk SMS) sebesar Rp7,3 triliun, melonjak 20,1 persen dibandingkan periode sama tahun 2012.
Peningkatan tersebut, menurut Prabowo, mengandalkan program "Indonesia Digital Network (IDN)" yang merupakan visi infrastruktur Telkom seiring dengan transformasi portofolio bisnis perseroan menuju industri TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainment dan Services).
"Optimistis layanan data bisa tumbuh positif sejalan dengan pembangunan ekosistem, mulai dari jaringan hingga konten," katanya.
Menurut catatan, total pendapatan perusahaan telekomunikasi "plat merah" ini, pada triwulan I 2013 mencapai Rp19,5 triliun, naik 9,8 persen dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar Rp17,8 triliun.
Saat yang bersamaan, pos laba periode berjalan tercatat Rp3,4 triliun, naik 4,7 persen dari sebelumnya Rp3,3 triliun.
Ekosistem "BYOD"
Di tempat terpisah, Director Marketing & Sales PT Telkomsigma, Otto B Hantoro mengatakan, salah satu strategi untuk mendorong pendapatan dari IT Services dari Telkom Group adalah mendorong hadirnya tren membawa perangkat sendiri bagi pekerja kantor (Bring Your Own Devices/BYOD), dalam mengakses aplikasi korporasi.
BYOD adalah tren penggunaan perangkat pribadi dari karyawan suatu perusahaan dalam menjalankan pekerjaan melalui laptop, netbook, smartphone, tablet, mulai dari mengirim, menerima informasi bahkan
mengakses aplikasi perusahaan, tanpa dibatasi waktu dan tempat.
Studi terbaru IDC, menyebutkan pada 2013 diprediksi sebanyak 1,2 miliar pekerja di dunia atau 35 persen menggunakan perangkat pribadi untuk menjalankan aplikasi perusahaan.
"Tren BYOD ini tentunya menjadi peluang untuk menawarkan IT Services," kata Otto.
Sementara itu, Presiden Direktur Telkomsigma Judi Achmadi mengatakan, Telkomsigma menjadi salah satu andalan PT Telkom untuk mendapatkan pendapatan dari sektor tersebut jasa dan IT.
Menurutnya, secara value Telkomsigma imemiliki nilai turunan bagi Telkom Group, karena secara korporasi memiliki bisnis konektivitas dan lainnya.
Ia pun optimistis, pada tahun 2013 Telkomsigma akan masuk ke jajaran elit anak usaha Telkom dengan memiliki pendapatan di atas Rp1 triliun.
"Tahun 2012 pendapatan Telkomsigma mencapai Rp800 miliar. Tahun in (2013) optimistis bisa menembus Rp1 triliun," ujarnya.
Pewarta : Oleh: Royke Sinaga
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Telkomsel catatkan trafik broadband naik 8,4 persen selama Pemilu 2024
19 February 2024 20:40 WIB, 2024
Jalan sehat HUT ke-25 BUMN di Martapura OKU Timur diikuti lebih seribu warga
05 March 2023 14:49 WIB, 2023
Wakil Wali Kota Palembang minta pihak ketiga perbaiki kabel telekomunikasi semrawut
11 January 2023 16:30 WIB, 2023
Polisi sebut 2 pekerja proyek Telkom di Konawe tewas tersengat listrik
09 January 2023 15:10 WIB, 2023
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025