
PT SBS terapkan "business judgement rule" dan dukung Indonesia Sehat

Palembang (ANTARA) - Direktur Utama PT Satria Bahana Sarana (PT SBS), Agung Pratama, menekankan pentingnya penerapan prinsip Business Judgement Rule dalam pengambilan keputusan korporasi.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Hukum bertajuk “Aspek Penerapan Business Judgement Rule dalam Korporasi dan Hukum” di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Senin (13/4/2026).
Dalam kegiatan Agung Pratama hadir didampingi jajaran Direksi, Senior Manajer, dan Manajer PT SBS. Seminar ini menghadirkan pakar hukum Ranu Mihardja, S.H., M.Hum., sebagai pemateri utama.
Manajer Legal PT SBS, Reza, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk membekali jajaran manajemen mengenai metode perlindungan hukum bagi direksi. Melalui prinsip ini, keputusan bisnis yang diambil dengan itikad baik dan prinsip kehati-hatian akan terlindungi secara hukum.
“Tujuannya agar setiap kebijakan selaras dengan peraturan perundang-undangan dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Kami ingin seluruh level manajerial hingga direksi mengedepankan kepentingan perseroan di atas kepentingan pribadi,” ujar Reza.
Dukungan program Indonesia Sehat
Di tempat berbeda, PT SBS juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Indonesia Sehat.
Perusahaan berpartisipasi aktif dalam Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia dan Pencanangan Kampung Germas di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Muara Enim.

Hadir dalam agenda tersebut CSR Officer PT SBS Iis Fatmala, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim Eni Zatila, serta perangkat desa setempat. Selain edukasi kesehatan oleh dr. Kiki Widyastuti, Sp.P., M.Kes., dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama terkait pola hidup sehat.
Humas PT SBS, Gito Siswanto, menegaskan bahwa pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) telah masuk dalam program strategis perusahaan.
"Kami mendukung penuh target pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Sehat melalui aksi nyata di lapangan,” ujar Gito.
Konsistensi Jumat Berkah
Melengkapi rangkaian kegiatan sosial, PT SBS kembali menggelar aksi "Jumat Berkah" di Yayasan Ibadurrohman pada Jumat (10/4).
Tim CSR PT SBS menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL).
Gito menambahkan, Jumat Berkah bukan sekadar seremonial, melainkan agenda rutin untuk memupuk empati dan nilai kepedulian di lingkungan kerja.

"Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ini adalah upaya kami membangun hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong bagi seluruh karyawan,” ujarnya.(***)
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
