
Sekda Sumsel sidak layanan publik hari pertama pelaksanaan WFH

Palembang (ANTARA) - Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sekda Sumsel) Edward Candra melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah penyelenggara pelayanan publik pada hari pertama penerapan kebijakan work from home (WFH) di Palembang, Jumat, guna memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Sekda Sumsel Edward Candra mengatakan sidak dilakukan terutama pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
“Hari pertama kebijakan WFH, kita ingin memastikan unit-unit yang memberikan pelayanan publik bekerja normal seperti biasa, dan hari ini semuanya masuk,” katanya.
Ia menjelaskan kebijakan WFH bukan berarti mengurangi kinerja pegawai. Karena itu, aparatur sipil negara (ASN) yang menjalankan WFH diminta tetap bekerja secara optimal serta melaporkan kinerjanya kepada pimpinan masing-masing.
“Kita minta pegawai yang OPD-nya melaksanakan WFH untuk memperhatikan kinerjanya. WFH ini bukan libur, tetap harus punya kinerja,” jelasnya.
Selain itu, pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan melakukan absensi sebanyak tiga kali dalam sehari, yakni pagi, siang, dan sore, sebagai bentuk pengawasan disiplin kerja.
Penerapan WFH juga bertujuan mendorong efisiensi penggunaan energi di lingkungan pemerintah daerah.
Evaluasi efisiensi akan dilakukan secara berkala setiap bulan dengan membandingkan tagihan air, listrik, serta bahan bakar minyak (BBM) sebelum dan sesudah penerapan WFH.
“Dari tagihan bulan ini akan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Karena WFH ini dilakukan empat kali dalam sebulan, nanti akan terlihat efektivitasnya, apakah ada efisiensi atau tidak,” kata Edward.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
