Logo Header Antaranews Sumsel

Layanan rehab narkoba gratis tersedia bagi warga Palembang, BNNP jamin jaga kerahasiaan identitas

Jumat, 9 Januari 2026 17:47 WIB
Image Print
Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan. ANTARA/M Imam Pramana

Palembang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan menyediakan layanan rehabilitasi narkoba secara gratis bagi warga yang ingin pulih dari penyalahgunaan barang haram tersebut.

Kepala BNN Sumsel Hisar Siallagan di Palembang, Jumat, mengatakan pihaknya menjamin pelayanan optimal bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba yang ini direhabilitasi secara gratis dan terus berjalan dalam tahun 2026 ini.

Ia menyebutkan, Sumatera Selatan saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba dengan tingkat prevalensi atau persentase yang cukup tinggi di Indonesia.

Di sisi lain, ia menambahkan, jumlah pencandu yang melakukan rehabilitasi atas kesadaran sendiri masih minim.

"Saat ini, mungkin baru sekitar 2.000 orang per tahun yang datang mau untuk rehab. Ini masih sangat sedikit," ujarnya.

Karena itu, BNNP menekankan pentingnya daya imun masyarakat untuk berani menolak dan berani lapor.

Hissar menjamin bahwa sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pecandu yang melapor untuk direhabilitasi tidak akan diproses hukum atau ditangkap, serta akan mendapat layanan rehabilitasi gratis di BNN.

"Kami merahasiakan identitas, tempat yang bersangkutan bekerja, jadi tidak akan diketahui orang banyak agar yang direhabilitasi tidak malu, kami layani secara optimal," katanya.

Ia menerangkan, dalam pelaksanaannya petugas BNN Sumsel akan menilai apakah pasiennya masuk dalam pengguna narkoba yang berat, ringan, dan sedang.

"Nanti setelah datang ke BNN, kami akan asesment melihat dia masuk kategori adiksi ringan, berat, dan sedang. kalau dia masuk dalam adiksi ringan dan sedang pasien tersebut cukup rawat jalan saja. Tapi kalau dia masuk dalam adiksi berat dia harus rawat inap karena ada proses detoxnya," katanya.

Ia menyebutkan, rawat inap nantinya akan dilakukan di RS Ernaldi Bahar Palembang dan juga Kalianda Lampung.

"Mereka akan kita arahkan ke rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan kita seperti Ernaldi Bahar Palembang dan juga Kalianda Lampung. Bila penuh kita akan bawa ke Lido Sukabumi dan semua itu gratis," ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya gerakan ini, para pengguna dapat terlepas dari jeratan narkoba.

"Dengan banyaknya pecandu yang kita rehab, orang yang tadinya beli, akhirnya tidak lagi mengkonsumsi dan membeli narkoba. Demand itu akan turun. Sambil kita perkuat anak-anak kita di usia sedini mungkin untuk punya daya imun dengan pencegahan, penguatan masyarakat," tutupnya.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026