
BMKG: Waspada hujan lebat sebagian Sumsel tiga hari ke depan

Palembang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang pada sore hingga malam hari dalam waktu tiga hari ke depan.
"Khususnya, wilayah Lahat, Muara Enim, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, Musi Rawas Utara untuk mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang pada sore hingga malam hari dalam waktu tiga hari ke depan," kata Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Sinta Andayani dikonfirmasi di Palembang, Jumat.
Ia menyatakan bahwa secara umum cuaca di Sumatera Selatan pada pagi hingga siang hari masih didominasi kondisi cerah berawan.
Namun, perubahan cuaca signifikan berpotensi terjadi saat memasuki waktu sore hingga malam hari.
“Berdasarkan pantauan dinamika atmosfer, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang pada sore dan malam hari yang sifatnya masih lokal atau sporadis dengan durasi yang cenderung singkat,” ujarnya.
Meski demikian, Sinta memberikan catatan khusus untuk wilayah-wilayah di dataran tinggi dan bagian barat Sumsel. Wilayah seperti Kabupaten Lahat, Muara Enim, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, serta Musi Rawas Utara memiliki peluang tinggi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore hingga malam hari.
Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah-wilayah tersebut dipicu oleh faktor cuaca lokal yang cukup kuat. Kondisi topografi dan pemanasan yang intensif pada siang hari memicu pertumbuhan awan konvektif secara cepat, yang kemudian melepaskan energi dalam bentuk hujan lebat.
Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena cuaca penyerta. Selain curah hujan yang tinggi, hujan yang turun berpotensi dibarengi dengan angin kencang serta kilat atau petir yang dapat membahayakan keselamatan maupun merusak infrastruktur ringan.
"Kami mengimbau warga, terutama yang berada di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti pohon tumbang atau genangan air, serta selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG," ujarnya.
Pewarta: M. Imam Pramana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
