BPBD Muara Enim buka posko peduli korban banjir dan longsor Sumatera

id Bencana Sumatera, banjir dan longsor, posko peduli bencana, donasi uang tunai, BPBD Muara Enim

BPBD Muara Enim buka posko peduli korban banjir dan longsor Sumatera

BPBD Muara Enim membuka posko donasi peduli korban banjir Sumatera. ANTARA/Edo Purmana

Muara Enim (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan membuka posko peduli banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna meringankan beban korban bencana alam di wilayah tersebut.

"Menyikapi bencana banjir dan longsor di Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terjadi beberapa waktu lalu, kami membuka Posko Peduli Bencana di Kantor BPBD Muara Enim," kata Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra di Muara Enim, Selasa.

Dia mengatakan, pembukaan posko ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Muara Enim, Edison yang dibuka mulai hari ini hingga 3 Desember 2025 setiap jam kerja.

Posko tersebut hanya menerima donasi dalam bentuk uang tunai untuk disalurkan kepada korban bencana alam di tiga provinsi tersebut.

Sejak dibuka pagi tadi hingga sore ini, kata dia, tercatat sudah terkumpul dana donasi dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) jajaran Pemkab Muara Enim sebesar Rp11.50.000.

"Posko ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin menyalurkan donasi menyisihkan hartanya untuk korban bencana alam," katanya.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan bisa langsung disalurkan melalui Posko Peduli Bencana di Kantor BPBD Muara Enim di Jalan Lintas Sumatera KM 3 Kepur, Kecamatan Muara Enim.

"Penyaluran bantuan bisa langsung datang ke Kantor BPBD Muara Enim dan nantinya akan diberikan kwitansi sebagai bukti tanda terima," tegasnya.

Selain membuka posko, BPBD Muara Enim juga menyiagakan personel penyelamat dari lintas perangkat daerah yang siap diberangkatkan ke lokasi bencana alam jika dibutuhkan.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban korban bencana di tiga provinsi tersebut," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.