
PDHI Sumsel dorong pengembangan peternakan tak bergantung APBD

“Negara tidak harus selalu hadir dengan anggaran. Pemerintah cukup memberikan kepastian hukum, regulasi yang mendukung, dan infrastruktur dasar,” katanya.
Ia juga mengatakan pengembangan plasma nutfah lokal, seperti Kerbau Rawa Pampangan dan Itik Pegagan, juga masuk agenda prioritas karena bernilai ekonomi tinggi.
Pengembangan itu, ujarnya, relevan untuk program pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting yang selama ini masih bergantung pada bantuan dan intervensi pusat.
Melalui pendekatan berbasis potensi lokal dan kemandirian pembiayaan, Sumsel diarahkan menjadi percontohan nasional dalam pembangunan peternakan tanpa dominasi anggaran negara.
"Integrasi antara peternakan dan kehutanan dapat mendorong efisiensi lahan dan menjaga kelestarian lingkungan," kata Jafrizal.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
