
Jamaah Indonesia diimbau atur waktu ke Masjidil Haram hindari antrean bus

Jakarta (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang bertugas di Arab Saudi mengimbau jamaah calon haji Indonesia untuk menyesuaikan waktu keberangkatan dan kepulangan dari Masjidil Haram guna menghindari antrean panjang di halte dan terminal Bus Shalawat.
Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa saat ini jamaah dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia, sedang terkonsentrasi di Makkah untuk menjalani fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
“Kepadatan jamaah sangat tinggi, terutama pada waktu shalat. Kami imbau jamaah menyesuaikan waktu keberangkatan dari hotel serta waktu kembali dari Masjidil Haram agar tidak terjadi penumpukan di halte bus,” ujar Muchlis.
Ia menyarankan, jamaah berangkat lebih awal agar mendapat tempat shalat di dalam Masjidil Haram, sekaligus menghindari risiko harus shalat di luar masjid di bawah terik matahari jika masjid sudah penuh.
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
